Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Asal Usul Rokok: Jejak Columbus di Kuba
  • Berita

Asal Usul Rokok: Jejak Columbus di Kuba

Agus Haryanto Mei 31, 2025
sejarah-rokok-bermula-dari-petualangan-columbus-di-kuba

Sejarah Rokok: Jejak Columbus di Kuba

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan rokok sebagai ‘gulungan tembakau (kira-kira sebesar kelingking) yang dibungkus (daun nipah, kertas).’ Berdasarkan peraturan negara, hampir tidak ada perbedaan antara rokok filter (rokok putih), keretek, dan lintingan. Misalnya, dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 56 Tahun 2017, semua jenis ini disebut sebagai rokok, yakni ‘produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, diisap, dan atau dihirup.’

Rokok terbuat dari tanaman tembakau, baik dari budidaya (Nicotiana tabacum) maupun liar (Nicotiana rustica). Asap dari rokok mengandung nikotin dan tar, dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya.

Kata rokok berasal dari bahasa Belanda, ro͞ken, yang berarti ‘mengisap pipa cerutu berisi daun tembakau yang dibakar.’ Istilah ini mulai dikenal di Pulau Jawa pada abad ke-19 M, terutama sejak berkembangnya industri rokok di Kudus pada tahun 1890. Kota ini menjadi bagian dari latar dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala.

Tembakau, sebagai bahan utama rokok, bukanlah komoditas asli Indonesia. Nicotiana tabacum dan Nicotiana rustica mulai dikenal di Eropa pada akhir abad ke-15 M, ketika Christopher Columbus (1451–1506) tiba di pulau yang kini dikenal sebagai Kuba. Pelaut asal Italia itu melihat masyarakat setempat mengisap asap dari daun tembakau kering yang dibakar.

Bangsa Spanyol mulai mengenalkan tembakau ke Eropa sekitar tahun 1520-an. Pada 1533, Diego Columbus, putra tertua Christopher Columbus, mencatat peningkatan permintaan akan komoditas ini di Semenanjung Iberia.

Menjelang pertengahan abad ke-16 M, para pedagang dari Spanyol, Portugis, dan Prancis mulai memuji tanaman ini sebagai ‘tanaman herbal yang sakral’ karena dianggap memiliki manfaat medis.

Jean Nicot (1530-1604), duta besar Prancis di Lisbon, mengirimkan sampel tembakau yang siap diisap ke Paris pada 1559. Disebutkan bahwa Raja Francis II terkesan dengan khasiat tanaman ini. Keluhannya tentang sakit kepala ‘tiba-tiba hilang’ setelah mengisap tembakau.

Seiring waktu, daun ini dikenal di Eropa sebagai Nicotiana, yang menjadi asal usul nama zat nikotin.

Continue Reading

Previous: Prakiraan Cuaca untuk Kota Makassar dan Sekitarnya pada 15 Oktober 2023: Berawan
Next: Pria Menyerang dan Menuduh Wanita Sebagai Teroris di Halte, Kini Dicari Polisi

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.