Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • Uni Eropa Kecewa dengan Rencana AS Naikkan Tarif Baja dan Aluminium, Bersiap Ambil Langkah Balasan
  • Ekonomi

Uni Eropa Kecewa dengan Rencana AS Naikkan Tarif Baja dan Aluminium, Bersiap Ambil Langkah Balasan

Agus Haryanto Juni 1, 2025
ue-sesalkan-rencana-as-gandakan-tarif-baja-dan-aluminium-siapkan-tindakan-balasan

Uni Eropa Kecewa dengan Rencana AS Naikkan Tarif Baja dan Aluminium

BERITA TERBARU INDONESIA, BRUSSELS — Uni Eropa (UE) menyatakan kekecewaan mendalam terhadap keputusan mengejutkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana menggandakan tarif atas impor baja dan aluminium menjadi 50 persen. Langkah ini dikhawatirkan akan mengganggu pembicaraan perdagangan bilateral yang sedang berlangsung antara AS dan mitra dagangnya.

Pada Jumat (31/5/2025), Trump mengumumkan di Pittsburgh bahwa tarif akan meningkat dari 25 persen menjadi 50 persen. Ia mengklaim kebijakan ini akan memperkuat industri baja dalam negeri dan meningkatkan pasokan nasional.

Komisi Eropa, dilansir BERITA TERBARU INDONESIA pada Ahad (1/6/2025), menyebut langkah Trump sebagai tindakan yang ‘merusak upaya negosiasi yang sedang berlangsung,’ dan memperingatkan bahwa UE siap menerapkan ‘tindakan balasan.’

Kebijakan baru ini juga menimbulkan keraguan atas kesepakatan tarif nol antara Inggris dan AS terkait baja dan aluminium. Meskipun telah disepakati, perjanjian tersebut belum ditandatangani. Para pelaku industri baja Inggris menyebut penggandaan tarif sebagai ‘pukulan telak lainnya,’ sementara juru bicara pemerintah Inggris mengatakan bahwa pihaknya sedang bekerja sama dengan AS untuk memahami implikasi kebijakan tersebut.

Inggris, yang telah keluar dari Uni Eropa pasca-Brexit, menjadi negara pertama yang menjalin kesepakatan dagang bilateral dengan AS awal Mei lalu.

Dalam pernyataannya, Komisi Eropa menegaskan, sangat menyesali kenaikan tarif impor baja dari 25 persen menjadi 50 persen. Mereka menambahkan bahwa keputusan tersebut meningkatkan ketidakpastian ekonomi global dan menambah beban bagi konsumen serta pelaku usaha di kedua sisi Atlantik.

‘Dengan itikad baik, UE menghentikan tindakan balasan pada 14 April untuk memberi ruang negosiasi. Namun, kami siap untuk memberlakukan tindakan balasan,’ tegas Komisi Eropa.

Trump menyatakan bahwa tarif baru akan mulai berlaku pada Rabu (4/6/2025), dan akan membantu mengurangi ketergantungan terhadap Tiongkok. Ia juga mengumumkan rencana investasi sebesar 14 miliar dolar AS (sekitar Rp 224 triliun) dalam produksi baja melalui kemitraan antara US Steel dan Nippon Steel Jepang, meski mengaku belum meninjau kesepakatan akhir.

Kebijakan ini menjadi bagian dari pola pendekatan Trump terhadap tarif perdagangan sejak kembali menjabat pada Januari lalu. Ia berjanji tidak akan ada pemutusan hubungan kerja maupun outsourcing dan menyebut setiap pekerja baja AS akan menerima bonus sebesar 5.000 dolar AS (sekitar Rp 80 juta).

Produksi baja AS terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, dengan China, India, dan Jepang mendominasi sebagai produsen utama dunia. Saat ini, sekitar 25 persen baja yang digunakan di AS berasal dari impor.

Kebijakan Trump muncul di tengah proses hukum atas legalitas sejumlah tarif global yang diberlakukannya. Beberapa di antaranya tengah dibahas di pengadilan banding, sementara tarif baja dan aluminium tidak terdampak oleh gugatan tersebut.

Sebelumnya, Trump menyepakati perpanjangan tenggat negosiasi tarif dengan UE hingga lebih dari satu bulan. Pada April, ia sempat mengumumkan tarif 20 persen atas sebagian besar produk UE, kemudian diturunkan menjadi 10 persen. Namun, setelah merasa frustrasi dengan lambatnya pembicaraan, ia kembali mengancam untuk menaikkan tarif hingga 50 persen mulai 1 Juni.

Trump kemudian menunda batas waktu tersebut hingga 9 Juli setelah menerima panggilan telepon dari Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang ia sebut sebagai percakapan ‘sangat menyenangkan.’

Continue Reading

Previous: Kisah Selamat dari Longsor Gunung Kuda: Tertimbun dan Dihidupkan Kembali Lewat Telepon
Next: China Berikan Peringatan kepada AS Terkait Taiwan: Jangan Bermain dengan Api

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.