Mantan Asisten Menuduh Diddy Memperkosa dan Mengendalikan Psikologisnya
BERITA TERBARU INDONESIA, NEW YORK — Dalam persidangan terkait dugaan perdagangan seks dan pemerkosaan di pengadilan federal Manhattan, mantan asisten pribadi Sean “Diddy” Combs mengungkapkan bahwa meskipun bertahun-tahun setelah peristiwa dugaan pemerkosaan terjadi, ia tetap mengirim pesan penuh kasih kepada tokoh hip-hop tersebut. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena merasa “dicuci otak.”
Perempuan yang bersaksi dengan nama samaran “Mia” ini memberikan kesaksian pada hari Senin (3/6/2025), yang merupakan hari ketiga dan terakhir ia berada di kursi saksi. Mia menegaskan bahwa tindakannya tidak dilandasi kebohongan atau motif finansial, seperti yang disiratkan oleh pengacara Diddy, Brian Steel.
“Saya tidak pernah berbohong di ruang sidang ini, dan saya tidak akan pernah berbohong,” tegas Mia kepada para juri. “Semua yang saya katakan adalah kebenaran.”
Steel berulang kali mengutip pesan-pesan Mia kepada Combs, termasuk teks tahun 2019 di mana Mia menyebut Combs menyelamatkannya dari mimpi buruk bersama R Kelly, seorang penyanyi yang sebelumnya divonis dalam kasus perdagangan seks. “Dan orang yang memperkosa Anda adalah orang yang menyelamatkan Anda?” tanya Steel dengan nada skeptis, sebelum jaksa dan hakim menghentikannya.
Pesan lain dari tahun 2020 menunjukkan Mia mengenang momen-momen menyenangkan saat bekerja untuk Combs, seperti meminum sampanye di Menara Eiffel pada dini hari. Namun, ketika ditanya mengapa tidak menyebut Combs sebagai seseorang yang menipunya seperti wanita lain dalam cerita itu, Mia menjawab, “karena saya masih dicuci otak.”
Mia menjelaskan bahwa lingkungan kerja di sekitar Combs membuatnya sulit membedakan kenyataan. “Kadang-kadang semuanya terasa sangat indah, lalu tiba-tiba berubah ekstrem. Saya jadi meragukan intuisi saya sendiri,” jelasnya.
Selama kesaksiannya, Mia mengungkap bahwa Combs memaksanya untuk berhubungan intim pada pesta ulang tahun ke-40 sang musisi. Beberapa bulan kemudian, menurut pengakuannya, Combs memperkosanya di rumahnya di Los Angeles.
Persidangan ini menarik perhatian publik yang besar setelah mantan kekasih Combs, penyanyi Cassie (Casandra Ventura), mengajukan gugatan atas tuduhan kekerasan seksual pada November 2023. Gugatan tersebut diselesaikan dalam hitungan jam dengan kompensasi mencapai 20 juta dolar AS.
Mia mengatakan bahwa awalnya dia tidak menceritakan pengalamannya, bahkan kepada Cassie. Mia merasa malu dan berniat menyimpan rahasia itu seumur hidup. Ia baru membuka diri kepada jaksa sekitar enam bulan setelah pertemuan awal mereka pada Januari 2024.
Jaksa memperingatkan bahwa pendekatan agresif Steel terhadap Mia dapat berdampak buruk pada korban lain yang mungkin ingin bersaksi dalam kasus-kasus kekerasan seksual. “Kami telah melewati batas antara pembelaan yang wajar dan pelecehan terhadap saksi,” ujar Jaksa Maurene Comey kepada Hakim Arun Subramanian.
Sementara itu, pengacara Combs mengatakan bahwa kliennya memang bisa bersikap kasar, tetapi membantah Combs menggunakan kekuasaan atau pengaruh industri musiknya untuk melakukan pelecehan. Persidangan yang sudah memasuki pekan keempat ini masih akan menghadirkan saksi kunci ketiga yang juga menggunakan nama samaran “Jane” dalam beberapa hari ke depan.
