Perpustakaan Cyber University Sambut Buku Saku Rintisan dari Gipsy Research
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dalam upaya meningkatkan literasi kewirausahaan digital di lingkungan akademik, Cyber University secara resmi menerima Buku Saku Rintisan Program 1.000 Startup Digital dari Gipsy Research.
Penyerahan buku ini merupakan hasil hibah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo), yang disalurkan melalui Gipsy Research kepada Perpustakaan Cyber University.
Penyerahan dilakukan langsung di Perpustakaan Cyber University dan dihadiri oleh perwakilan dari Gipsy Research, Bagas Shafrilla, serta pustakawan kampus, Gustianty Khairunnisa.
Buku Saku Rintisan ini adalah kumpulan pengetahuan praktis yang dirancang oleh Kominfo untuk mendukung pengembangan ekosistem 1.000 Startup Digital.
Buku tersebut berisi materi penting seperti validasi ide, pembuatan Minimum Viable Product (MVP), hingga strategi masuk ke pasar, yang disusun untuk membimbing calon pendiri startup digital dalam tahap-tahap awal perjalanan mereka.
“Penyerahan ini menjadi simbol semangat kolaboratif antara pemerintah, riset independen, dan institusi pendidikan untuk memperkuat fondasi ekosistem startup digital di Indonesia,” ujar perwakilan Gipsy Research kepada media yang dikutip pada Rabu (4/6/2025).
Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University menyambut baik kontribusi ini dan berkomitmen menjadikan Buku Saku Rintisan sebagai referensi utama dalam program-program pembinaan kewirausahaan, inovasi digital, dan pengembangan startup berbasis teknologi.
“Buku ini akan kami gunakan sebagai bagian literatur pendukung dalam berbagai kegiatan akademik dan pelatihan mahasiswa, terutama bagi yang tertarik menjadi pendiri startup di bidang teknologi keuangan dan digital,” jelas pustakawan kampus, Gustianty Khairunnisa.
Penyerahan ini juga memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang relevan dengan perkembangan industri digital, sekaligus mendukung visi Cyber University untuk mencetak lulusan yang tidak hanya akademis, tetapi juga inovatif, adaptif, dan siap terjun ke dunia kewirausahaan digital.
