Dipecat, Laga Melawan Moldova Jadi Pertandingan Terakhir Spalletti Bersama Italia
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti, mengumumkan bahwa pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Moldova pada Senin (9/6/2025) akan menjadi laga terakhirnya memimpin Gli Azzurri.
Spalletti menerima kritik tajam setelah Italia mengalami kekalahan telak 0-3 dari Norwegia dalam pertandingan pembuka kualifikasi Piala Dunia pekan lalu.
- Usai Dikalahkan Norwegia Tiga Gol Tanpa Balas, Spalletti Sebut Italia dalam Kondisi Krisis
- Kualifikasi Piala Dunia: Norwegia Taklukkan Italia Tiga Gol Tanpa Balas
- Kontrak Pelatih Vincenzo Italiano di Bologna Diperpanjang Hingga 2027
“Kami berdiskusi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Sabtu dan diberitahukan bahwa saya akan diberhentikan dari posisi pelatih tim nasional,” kata Spalletti yang dikutip dari BERITA TERBARU INDONESIA, Ahad (8/6/2025).
“Saya tidak puas dengan keputusan ini. Dengan hubungan yang sudah ada, saya tidak berniat untuk mundur. Terutama saat situasi sulit, saya ingin tetap bertahan dan menyelesaikan tugas saya.”
“Namun, ini adalah keputusan pemecatan, dan saya harus menghormatinya. Saya selalu memandang peran ini sebagai dedikasi kepada negara, dan saya ingin mempermudah masa depan tim nasional. Saya merasa sudah waktunya untuk melakukan yang terbaik,” lanjutnya.
Spalletti mengambil alih kursi pelatih tim nasional Italia dari Roberto Mancini pada Agustus 2023. Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil mencatatkan 11 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 6 kekalahan.
Pemecatan Spalletti diumumkan hanya beberapa jam setelah ia mendapat pembelaan penuh dari Presiden Federasi, Gabriele Gravina, yang kemudian memecatnya.
Gravina, yang juga menghadapi kritik, menyebut Spalletti sebagai figur luar biasa dan pernah menyatakan keyakinannya terhadap tim serta proyek yang dijalankan Spalletti.
