Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Politik dan Konflik
  • Warga Gaza Tewas Ditembaki Saat Mengantre Bantuan, Enam Meninggal
  • Politik dan Konflik

Warga Gaza Tewas Ditembaki Saat Mengantre Bantuan, Enam Meninggal

Maya Lestari Juni 10, 2025
warga-gaza-ditembaki-saat-mengantre-bantuan-enam-syahid

Warga Gaza Tewas Ditembaki Saat Mengantre Bantuan, Enam Meninggal

BERITA TERBARU INDONESIA, GAZA — Warga Palestina di Jalur Gaza kembali menjadi korban kekerasan ketika sedang mengantre bantuan kemanusiaan. Sedikitnya enam orang dilaporkan meninggal dan 99 lainnya terluka saat mereka berusaha mendapatkan bantuan dari pusat distribusi Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung oleh Israel dan Amerika Serikat di wilayah Tal al-Sultan, Rafah, Senin (9/6/2025).

Menurut keterangan warga, tembakan tidak hanya berasal dari pasukan Israel, tetapi juga dari kelompok bersenjata yang diduga terdiri dari warga Palestina sendiri. Beberapa saksi menyatakan bahwa kelompok ini beroperasi bersama atau berada di dekat pasukan Israel dan diduga bersekutu dengan mereka.

“Awalnya kami kira mereka hanya pemuda Palestina yang membantu proses distribusi. Namun tiba-tiba, mereka menembaki kami,” kata Hisham Saeed Salem kepada media, Selasa (10/6/2025).

Hisham menjelaskan bahwa para pelaku mengenakan pakaian sipil dan menutup wajah mereka. Seorang warga lainnya, Mohammed Sakout, menyatakan beberapa orang tewas tertembak tepat di belakangnya.

“Beberapa pemuda ditembak dan tewas tepat di belakang saya. Saya hampir saja tewas – beberapa peluru hanya beberapa inci dari kepala saya,” ujarnya.

Sementara itu, Mohammed Kabaga, korban luka berat yang dirawat di Rumah Sakit Nasser, mengatakan kelompok bersenjata yang memakai topeng yang sebelumnya mengatur antrean tiba-tiba melepaskan tembakan kepada warga.

“Kami sedang mengantre ketika tiba-tiba mereka mulai menembaki kami. Saat saya berdiri, saya terkejut ketika sebuah peluru mengenai saya, saya pusing dan jatuh,” katanya.

Militer Israel menyatakan sedang menyelidiki insiden tersebut. Namun, dalam pernyataannya, GHF mengklaim bahwa pusat distribusi bantuan mereka di Tal al-Sultan pada hari itu tidak beroperasi.

“Distribusi bantuan hanya dilakukan di dua lokasi lain, dan berlangsung tanpa insiden,” ujar juru bicara GHF.

Namun, unggahan di media sosial GHF pada Senin sore menyebutkan bahwa pusat di Tal al-Sultan ditutup karena “kekacauan massa”.

Sejak GHF memulai distribusi bantuan pada 26 Mei lalu, insiden berdarah telah terjadi hampir setiap hari di sekitar empat pusat distribusi mereka. Puluhan warga Palestina dilaporkan menjadi korban, sebagian tewas saat mencoba mendekati lokasi bantuan yang terletak di area militer Israel.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, tentara Israel disebut menembaki warga yang mendekati lokasi. Militer Israel berdalih mereka hanya menargetkan “tersangka” yang mengabaikan tembakan peringatan.

Kontroversi mengiringi keberadaan GHF di Gaza. Yayasan ini menggunakan kontraktor keamanan swasta asal AS dan beroperasi di luar sistem PBB. Beberapa lembaga kemanusiaan menolak bekerja sama dengan GHF karena dinilai melanggar prinsip netralitas dan independensi bantuan kemanusiaan.

PBB memperingatkan bahwa lebih dari dua juta penduduk Gaza menghadapi ancaman kelaparan ekstrem akibat blokade Israel yang berlangsung hampir tiga bulan.

Militer Israel melancarkan agresi besar-besaran ke Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyandera ratusan lainnya. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 54 ribu warga Palestina telah gugur sejak saat itu.

Continue Reading

Previous: Kasus Sritex, Muhammadiyah: Penting untuk Memulihkan Kerugian Negara
Next: Transaksi QRIS di Muamalat DIN Capai 1,2 Juta, Meningkat 48 Persen

Related News

israel-bunuh-perempuan-gaza-setiap-jam-selama-genosida-tahanan-diperkosa-dan-dilecehkan
  • Politik dan Konflik

Israel Tewaskan Wanita Gaza Setiap Jam Selama Konflik, Tahanan Diperkosa dan Dilecehkan

Andi Pratama Juli 20, 2025
geng-bentukan-shin-bet-abu-shabab-bandar-narkoba-yang-ditugaskan-curi-bantuan-di-gaza
  • Politik dan Konflik

Kelompok Abu Shabab: Bandar Narkoba yang Beroperasi di Gaza

Rizky Maulana Juli 7, 2025
mer-c-kami-menolak-diam-atas-syahidnya-dr-marwan-al-sultan
  • Politik dan Konflik

MER-C: Kami Tidak Akan Diam atas Gugurnya Dr Marwan al-Sultan

Intan Permatasari Juli 3, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.