Pangeran Saudi: Seluruh Dunia Islam Bersatu Mendukung Iran!
BERITA TERBARU INDONESIA, RIYADH – Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman (MBS) dengan tegas mengutuk serangan “Israel” terhadap Iran dan menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa dari warga Iran. Ia menegaskan dukungan kepada “saudara-saudaranya” di Iran.
Pernyataan ini disampaikan dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu malam. “Arab Saudi berdiri bersama saudara-saudaranya di Iran dan akan berusaha sekuat tenaga untuk mendukung mereka,” ujar MBS dilansir dari Almayadeen. Ia menekankan bahwa “seluruh dunia Islam bersatu dalam mendukung Iran.”
Putra Mahkota Saudi menyatakan bahwa Riyadh memanfaatkan semua jalur diplomatik untuk mendesak agar agresi Israel dihentikan. Ia mengingatkan bahwa tindakan “Israel” bertujuan meningkatkan ketegangan dan menciptakan alasan untuk intervensi AS. “Tanggapan yang bijaksana dan terukur dari Republik Islam Iran,” katanya, “akan mencegah mereka memanfaatkan peluang tersebut.”
Presiden Pezeshkian, pada sisi lain, menuduh “Israel” merusak upaya Iran menuju perdamaian dan stabilitas regional. Dia berterima kasih kepada Bin Salman atas kerja sama Arab Saudi dalam melayani jemaah haji dan menyerukan persatuan yang lebih besar di antara negara-negara Islam untuk melawan apa yang dia sebut sebagai kejahatan rezim Israel, khususnya di Gaza.
Pezeshkian menambahkan bahwa Arab Saudi, dengan pengaruh regional dan agamanya, dapat memainkan peran penting dalam menumbuhkan solidaritas di dunia Muslim untuk menegakkan hak-hak umat Muslim di wilayah tersebut.
Pezeshkian bersumpah pada Jumat bahwa Republik Islam Iran akan memberikan tanggapan kuat dan sah terhadap agresi “Israel” terhadap Iran, dan memperingatkan bahwa musuh akan sangat menyesali tindakannya.
“Israel” melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada dini hari Jumat, menargetkan bangunan tempat tinggal, fasilitas nuklir, dan infrastruktur militer di seluruh Iran.
Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam dalam menghadapi serangan kriminal dan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel.
“Bangsa Iran dan para pejabatnya tidak akan tinggal diam menghadapi kejahatan ini, dan respons yang sah dan kuat dari Republik Islam Iran akan membuat musuh menyesali tindakan bodohnya,” ujarnya.
Presiden Iran mengutuk agresi Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap norma-norma internasional, dan menggambarkannya sebagai contoh lain dari perilaku kriminal rezim Zionis.
