Ono Surono Tegaskan Tidak Memerintahkan Kades Pasir Munjul Kritik Dedi Mulyadi: Tidak Mungkin Itu Dari Saya!
BERITA TERBARU INDONESIA, BANDUNG–Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ono Surono menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan Kepala Desa Pasir Munjul Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta untuk mengkritik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait dengan kejadian bencana pergerakan tanah di wilayah tersebut.
Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan Kepala Desa Pasir Munjul meminta agar Pemerintah Provinsi Jabar lebih memperhatikan warga yang terdampak pergerakan tanah. Kades tersebut menyatakan memiliki hubungan baik dengan Dedi Mulyadi dan meminta Gubernur Jabar tersebut untuk mengunjungi desanya.
Menurut Ono, ia hanya meminta para Kades menyampaikan harapan mereka kepada pemerintah yang belum memberikan bantuan secara menyeluruh. “Saya mengunjungi Desa Pasir Munjul untuk melihat kondisi masyarakat yang terkena bencana pergerakan tanah, ada 250 orang kehilangan tempat tinggal, 58 rumah rusak berat. Ini adalah kunjungan pertama saya ke sana dan juga pertama kali bertemu dengan kepala desa tersebut. Saya bahkan belum hafal namanya. Jadi, tidak ada kedekatan khusus antara saya dan kepala desa itu,” ujar Ono kepada wartawan, Selasa (17/5/2025).
Ono menjelaskan, saat memantau dan memastikan pemerintah hadir di lokasi bencana, ia menanyakan harapan Kades Pasir Munjul. “Dan dijawab seperti itu, memang ada skenario? Tidak ada, ya memang seperti itu. Memang saya bisa memerintah? Ya tidak bisa, karena saya juga tidak dekat dengan kades. Tidak mungkin juga saya memberikan perintah kepada kades tersebut,” paparnya.
Intinya, kata Ono, ia hanya memastikan bahwa pemerintah hadir. Mungkin, Kades Pasir Munjul menyampaikan hal tersebut dalam keadaan panik. “Bayangkan, logistik untuk makan hari itu akan habis, sementara belum ada kepastian dari pemerintah kapan bantuan akan datang. Nasib rakyatnya juga belum jelas. Mungkin saja Kades itu meluapkan harapannya agar didengar,” katanya.
Menurut Ono, bila Bupati Purwakarta ingin benar-benar mengurus warga Pasir Munjul, tidak perlu membuat viral hal-hal yang berkaitan dengan Kades yang katanya berbicara atas perintah dirinya. “Banyak saksi kok, ada Wakil Ketua dan anggota DPRD Purwakarta, ada Tagana, ada BPBD, ada staf desa tersebut, ada masyarakat juga. Saya pastikan saya tidak memerintahkan dan hanya meminta harapan dari kades, dan itu kenyataannya,” kata Ono.
“Semoga Gubernur Jawa Barat dan Bupati Purwakarta tidak sensitif dengan hal-hal tersebut. Kades juga kan rakyat yang dapat menyampaikan aspirasinya. Jangan dipersekusi, jangan diinterogasi seperti itu,” imbuhnya.
