Pandangan Ahli: Apakah Konflik Iran dan Israel Akan Mengarah ke Perang Regional Berskala Global?
BERITA TERBARU INDONESIA,JAKARTA — Pengamat Timur Tengah dan Dunia Islam, Hasibullah Satrawi menilai bahwa konflik antara Iran dan Israel telah berkembang menjadi sebuah perang yang besar, bahkan amat besar. Skala perang seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perselisihan antara Iran dan Israel.
Menurut Hasibullah, potensi perang ini untuk berkembang lebih besar dan menjadi perang regional, bahkan berpotensi berdimensi global, masih ada. “Bahkan menurut saya, kemungkinan perangnya bisa lebih besar lagi, katakanlah menjadi perang regional dengan dimensi global,” ujar Hasibullah kepada BERITA TERBARU INDONESIA, pada Selasa (17/6).
Pengamat ini menjelaskan bahwa ada faktor-faktor tertentu yang bisa memicu konflik tersebut menjadi perang regional berskala global. Salah satunya adalah jika Iran menargetkan negara-negara lain yang mendukung Israel.
Secara pernyataan, Iran telah menyebutkan bahwa negara-negara yang membantu Israel dalam melakukan serangan terhadap Iran dianggap sebagai bagian dari kerja sama dengan Israel.
“Jika negara-negara seperti ini juga diserang oleh Iran, maka menurut saya sangat besar kemungkinan perang yang ada akan meluas di Timur Tengah, karena negara-negara seperti Yordania atau bahkan Irak dan negara-negara Teluk yang selama ini, langsung atau tidak langsung, cukup erat bekerja sama dengan Amerika dan beberapa di antaranya sudah bekerja sama dengan Israel,” tambah Hasibullah.
Hasibullah mengungkapkan bahwa Yordania telah beberapa kali diberitakan turut mengintersepsi roket yang datang dari Iran. Secara politik, Yordania, negara-negara Arab Teluk, atau Mesir selama ini berada di luar kelompok pro-Iran. Mereka lebih cenderung pro-Amerika atau mendukung perundingan kerja sama dengan Amerika, bahkan dengan Israel.
Oleh karena itu, jika negara yang pro-Amerika diserang oleh Iran, hampir pasti akan memperluas wilayah perang tersebut. Tidak menutup kemungkinan negara-negara Arab lainnya akan menunjukkan solidaritas dengan Yordania, jika Yordania atau negara pro-Amerika lainnya diserang.
