Ikhwanul Muslimin Dukung Iran Setelah Arab Saudi
BERITA TERBARU INDONESIA, QATAR – Dukungan dari dunia Islam terhadap tindakan Iran yang membalas serangan Israel kian menguat. Terbaru, kelompok Ikhwanul Muslimin menyatakan dukungan penuh terhadap Iran dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi Israel.
Kelompok ini mengirim pesan solidaritas kepada Ali Khamenei, pemimpin Republik Islam Iran. Dalam surat yang dilaporkan oleh Almayadeen, mereka menekankan bahwa serangan Israel terhadap Iran menandai ‘fase baru dalam agresi terhadap Palestina yang diduduki,’ terkait dengan dukungan Iran yang berkelanjutan terhadap gerakan perlawanan Palestina.
- Perdana, Iran Luncurkan Rudal Sejjil ke Israel
- Ayatollah Khamenei: Rakyat Iran akan Menang
- Melihat Arogansi Pemimpin Negara G7 terhadap Iran
Ikhwanul Muslimin menegaskan bahwa serangan tersebut memiliki motif strategis dan merupakan bagian dari ‘upaya penjajah untuk menegaskan dominasinya atas wilayah tersebut dengan melibatkan pusat-pusat kekuasaan.’
Surat dari Ikhwanul Muslimin kepada Khamenei mengandung pesan persatuan yang kuat, menegaskan bahwa dunia Islam terikat bersama dalam ‘agama, spiritualitas, peradaban, dan geopolitik.’
Kelompok ini menegaskan bahwa ‘musuh kita adalah satu,’ mengacu pada ‘Israel,’ dan menekankan bahwa langkah pertama dalam menghadapi musuh ini adalah dengan mempersatukan umat Islam.
Pernyataan tersebut menyerukan mobilisasi ‘kekuatan aktif dan hidup’ di kawasan ini berdasarkan visi strategis komprehensif yang melampaui kesalahan dan perpecahan yang terjadi sebelumnya. Ikhwanul Muslimin mengkritik konflik internal yang telah melemahkan dunia Islam, menunjukkan bahwa pihak yang paling diuntungkan dari perselisihan tersebut adalah musuh umat.
Pernyataan tersebut diakhiri dengan menghormati pengorbanan yang dilakukan di Palestina, Lebanon, Yaman, dan Iran. Pernyataan tersebut menekankan bahwa perjuangan yang sedang berlangsung ini menempatkan ‘tanggung jawab besar’ pada dunia Muslim untuk mengintensifkan upaya menuju persatuan, menolak perpecahan, dan memupuk saling melengkapi dalam upaya kolektif mereka.
Ikhwanul Muslimin adalah gerakan akar rumput yang bermula di Mesir pada 1929. Sikap revolusioner kelompok itu sering membuatnya berhadap-hadapan dengan berbagai rezim pemerintahan. Beberapa negara melarang aktivitas Ikhwanul Muslimin karena alasan politik dan keamanan, termasuk Mesir, Yordania, dan Arab Saudi.
Namun, dalam kasus serangan terhadap Iran baru-baru ini, sikap mereka dan kelompok lainnya dalam payung Islam seragam. Arab Saudi adalah negara pertama yang mengutuk serangan Israel terhadap Iran pada Jumat, menurut Arab News. Kerajaan Saudi juga menjanjikan perlindungan bagi para jamaah haji Iran yang sedang berada di Tanah Suci.
