Iran Mengancam Menutup Selat Hormuz, Jalur Utama Minyak Dunia
BERITA TERBARU INDONESIA, TEHERAN — Pemerintah Iran sedang mengeksplorasi berbagai langkah untuk merespons ancaman “agresi asing.” Salah satu tindakan yang dipertimbangkan adalah kemungkinan penutupan Selat Hormuz.
Pernyataan ini disampaikan oleh anggota Presidium Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran, Behnam Saeedi. Informasi ini dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, pada Kamis (19/6/2025).
Selat Hormuz adalah jalur kritis bagi perdagangan internasional. Sekitar 20 persen dari konsumsi minyak dunia melewati selat selebar 33 km ini setiap hari. Lokasi ini terletak antara wilayah selatan Iran dan Jazirah Arab.
Apabila opsi ini diambil oleh Teheran, penutupan Selat Hormuz akan memberikan dampak signifikan pada pasar energi global, termasuk potensi kenaikan harga minyak dunia.
Sebelumnya, Iran juga sempat mengancam menutup Selat Hormuz sebagai reaksi terhadap tekanan dari negara-negara Barat. Sumber pelayaran yang dikutip oleh berita menyebutkan, sejumlah kapal komersial kini mulai menghindari perairan Iran di sekitar selat tersebut akibat ketegangan yang meningkat.
