Operasi Evakuasi TNI: 115 WNI dari Iran dan 11 dari Israel Lewat Baku, Azerbaijan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kesiapan penuh demi mendukung usaha pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari area yang terdampak konflik di Iran serta Israel. Langkah ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk menjalankan tugas negara, terutama dalam hal bantuan kemanusiaan dan perlindungan warga negara.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah memerintahkan jajaran untuk bekerjasama erat dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan kelancaran proses evakuasi, dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. TNI juga menyiagakan unsur-unsur pendukung yang diperlukan sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan pemerintah.
Panglima TNI mengatakan, “Melindungi WNI di luar negeri adalah wujud nyata kehadiran negara dalam situasi darurat. Sesuai dengan Pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, yang menyatakan membantu dalam melindungi dan menyelamatkan Warga Negara serta kepentingan nasional di luar negeri,” ungkap Jenderal Agus melalui Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/6/2025).
Kristomei menegaskan bahwa perlindungan WNI di luar negeri adalah bukti kehadiran negara untuk memastikan keselamatan WNI di mana pun mereka berada. Ia juga menyatakan kesiapan TNI untuk membantu evakuasi WNI dari Iran dan Israel.
“TNI siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, demi melindungi rakyat, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di tengah konflik internasional,” ujar Kristomei.
Data dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menunjukkan ada total 578 WNI di kedua negara tersebut, terdiri dari 386 orang di Iran dan 192 orang di Israel. Dari jumlah ini, 115 WNI di Iran dan 11 WNI di Israel telah menyatakan kesediaan untuk dievakuasi.
Mayoritas dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa yang tinggal di daerah-daerah yang saat ini dikategorikan sebagai rawan. Rencana evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran dan Israel akan melibatkan Tim Crisis Response Team (CRT) yang terdiri dari 34 personel gabungan TNI.
Keberangkatan mereka dijadwalkan pada Jumat (20/6/2025) menuju Baku, Azerbaijan, dengan estimasi perjalanan sekitar 30 jam. Sesampainya di Baku, para WNI akan transit selama dua malam sebelum melanjutkan penerbangan pulang ke Tanah Air dengan pesawat komersial pada Ahad (22/6/2025).
