Tradisi 1 Muharram: Menulis 113 Basmalah, Peninggalan Syekh Abdul Hamid Kudus
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Memasuki 1 Muharram 1447 Hijriyah, umat Islam di seluruh dunia menyambutnya dengan berbagai amalan sunnah yang penuh makna. Di antara amalan yang cukup unik dan penuh berkah adalah menulis kalimat basmalah (bismillahirrahmanirrahim) sebanyak 113 kali pada awal bulan Muharram.
Amalan ini berasal dari ajaran ulama terkemuka Nusantara, Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus. Beliau menjelaskan bahwa siapa saja yang menulis kalimat basmalah sebanyak 113 kali di awal Muharram, maka dirinya dan keluarganya akan terhindar dari berbagai kesusahan sepanjang hidup mereka.
Syekh Abdul Hamid menuliskan dalam kitabnya, Kanzu al-Najah wa al-Surur fi al-Ad’iyyah allati Tasyrah al-Shudur, “Menulis basmalah sebanyak 113 kali di awal bulan Muharram, akan menjauhkan penulis dan keluarganya dari kesusahan sepanjang hidup dan jika bertemu hakim yang zalim, maka ia akan terlindungi dari kejahatan atau kezaliman tersebut.”
Amalan ini sebenarnya sangat mudah dilakukan. Di tengah berbagai aktivitas menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah, menulis basmalah bisa menjadi salah satu ikhtiar spiritual untuk memulai tahun dengan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.
Apalagi, bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan suci dalam Islam. Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai Syahrullah, bulan Allah yang memiliki keistimewaan luar biasa.
