Tingginya Volume Kendaraan, Jalan Layang MBZ Lakukan Buka Tutup Situasional
BERITA TERBARU INDONESIA, BEKASI — PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek sebagai pengelola Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menerapkan sistem buka tutup akses masuk ke Cikampek secara situasional berdasarkan diskresi pihak kepolisian.
“Sistem buka tutup situasional mulai diberlakukan sejak pagi tadi pada pukul 09.30 WIB karena tingginya volume lalu lintas,” ujar GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni di Bekasi, Jumat (27/6/2025).
Keputusan diskresi kepolisian ini diterapkan pada akses masuk Jatiasih, Kalimalang, serta Kilometer 10. Selain itu, juga berlaku pada akses keluar Kilometer 48 di Jalan Layang MBZ.
“Karena pada akses keluar tersebut terjadi pertemuan arus lalu lintas dari Tol Jakarta-Cikampek,” jelasnya.
PT JJC mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan dari petugas di lapangan, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, mengisi daya maupun bahan bakar serta saldo uang elektronik.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, pastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi prima, dan istirahatlah di rest area jika merasa lelah atau mengantuk,” tambahnya.
Pengguna jalan juga dapat memperoleh informasi terkini tentang lalu lintas atau meminta pelayanan jalan tol melalui One Call Center 24 jam Jasa Marga Group di nomor 14080, akun Twitter @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.4 untuk pengguna iOS dan Android.
