Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Reaksi Beragam Warga Cimahi dan Ujung Bandung Barat Mengenai Pemekaran Provinsi Jabar
  • Berita

Reaksi Beragam Warga Cimahi dan Ujung Bandung Barat Mengenai Pemekaran Provinsi Jabar

Agus Santoso Juni 27, 2025
soal-pemekaran-provinsi-jabar-ini-ragam-reaksi-warga-cimahi-dan-ujung-bandung-barat

Reaksi Beragam Warga Cimahi dan Ujung Bandung Barat Mengenai Pemekaran Provinsi Jabar

BERITA TERBARU INDONESIA, BANDUNG BARAT — Usulan pemekaran wilayah Jawa Barat menjadi lima provinsi menjadi topik hangat pekan ini. Warga dari berbagai daerah, termasuk Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), memberikan beragam tanggapan mengenai isu tersebut. Kedua daerah ini disebut akan menjadi bagian dari kluster Provinsi Sunda Priangan (Bandung Suci).

Selain kedua wilayah tersebut, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang juga dikabarkan akan tergabung dalam Provinsi Sunda Priangan yang baru.

Asep Sulaeman (53), warga Desa Bojongmekar, Kecamatan Cipeundeuy, KBB, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap rencana pemekaran tersebut. “Saya tidak setuju, tidak ada urgensinya untuk membentuk 5 provinsi baru,” ujar Asep, Jumat (27/6).

Asep berpendapat bahwa alih-alih membahas pemekaran, sebaiknya pemerintah dan DPRD Jabar lebih fokus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di berbagai sektor.

Asep yakin bahwa Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, bersama Pemprov Jabar tetap mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Lebih baik fokus membenahi pelayanan dan pembangunan yang ada daripada sibuk mengurusi pemekaran. Prosesnya panjang dan lama, lebih baik fokus pada yang ada saja. Kang Dedi Mulyadi pun bisa mengurus Jabar, yang terpenting saat ini adalah sinergi antara Pemprov Jabar dan DPRD,” katanya.

Sementara itu, Whisnu (35), warga Kota Cimahi, merasa heran dengan munculnya wacana pemekaran dari DPRD Jabar. Dia berpendapat bahwa lebih baik DPRD dan Pemprov Jabar memperkuat sinergi untuk pembangunan Jawa Barat. “Menurut saya, tidak ada urgensinya. Setiap kota dan kabupaten sudah memiliki pemerintahan masing-masing,” katanya.

Pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Arlan Siddha, menilai bahwa pemekaran Provinsi Jabar menjadi lima provinsi saat ini belum tepat. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti anggaran dan aspek sosial. “Wacana ini sah-sah saja, namun dalam konteks saat ini, Indonesia belum siap. Bukan berarti tidak bisa, tetapi belum waktunya,” kata Arlan.

Continue Reading

Previous: Viral, Polisi di Medan Minta Rp 100 Ribu dari Pengendara Motor, Begini Tanggapan Kapolrestabes
Next: BSI International Expo 2025: Peluang Indonesia Memimpin Industri Halal Dunia

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.