SMK di Bawah Yayasan Telkom Bandung, Bentuk Aliansi dengan Box Hill Institute Australia
BERITA TERBARU INDONESIA, BANDUNG—Sebuah SMK yang beroperasi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom Bandung, yaitu SMK Telkom Malang, telah meresmikan kerja sama dengan Box Hill Institute (BHI) dari Australia. Kolaborasi ini mencakup kelanjutan pendidikan diploma/sarjana, sertifikasi internasional bagi pengajar SMK, pembentukan kurikulum, dan juga pengiriman siswa ke luar negeri.
Menurut Rahmat Dwi Djatmiko, Kepala SMK Telkom Malang, kerja sama ini membuka peluang dan potensi baru bagi komunitas sekolah. “Kerja sama ini memungkinkan pengakuan kredit untuk mempercepat pendidikan, khususnya di bidang keamanan siber. Kami akan mendiskusikan lebih lanjut skema pendidikan untuk jangka pendek, menengah, dan panjang,” ujar Rahmat di sela-sela Simposium Forum dan penandatanganan MoU antara Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia, baru-baru ini.
Memorandum ini disaksikan oleh tokoh-tokoh penting dalam industri teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia, termasuk Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Dr. Ir. Ismail, M.T, Profesor Fakultas Teknik Komputer UI Prof. Dr.-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng., serta pimpinan ITB dan lainnya.
Direktur International Box Hill Institute, John Qiu, menyatakan bahwa kerja sama ini membuka peluang bagi pengajar Box Hill untuk terlibat langsung dalam penyesuaian kurikulum sekaligus mengajar di SMK Telkom Malang guna memastikan transfer pengetahuan yang menyeluruh.
“Program mobilitas siswa juga akan kami realisasikan sebagai bagian dari kerja sama ini,” ungkap pimpinan dari kampus teknik ternama di Box Hill, Melbourne, Australia tersebut.
Rahmat menjelaskan bahwa Box Hill akan menerapkan sertifikasi internasional bagi para guru SMK Telkom dengan materi pelatihan praktis berbasis industri terkini dan disertai workshop bersama pakar dari Australia.
Begitu pula, dalam pengembangan kurikulum bersama di bidang Teknologi Informasi & Keamanan Siber, yang akan mengintegrasikan standar Indonesia dan Australia, serta berisi materi pendidikan terbaru sesuai kebutuhan industri global dan memfasilitasi modul hybrid (daring dan praktikum).
“Kami juga akan berkolaborasi dalam mobilitas siswa, yakni memberikan kesempatan bagi siswa kami untuk studi jangka pendek di kampus Box Hill Institute agar mereka merasakan pengalaman belajar di lingkungan internasional. Termasuk juga magang di perusahaan mitra Box Hill di Australia,” tambahnya.
Rahmat menegaskan bahwa pada akhirnya kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan siswa SMK Telkom Malang bersaing di kancah global. Khususnya melalui peningkatan kompetensi siswa dengan standar internasional, akses pelatihan dan sertifikasi global, serta mencetak talenta digital yang siap memasuki dunia kerja, terutama di bidang keamanan siber.
Sekjen Komdigi Ismail menambahkan bahwa MoU ini sangat krusial untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital di masa depan. “Pemerintah harus turun tangan mengoordinasikan kebutuhan ini, terutama dalam menciptakan regulasi yang mempercepat transformasi. Sebab, di balik kemajuan teknologi, terdapat risiko dan tantangan seperti ancaman serangan siber hingga pergeseran nilai akibat pemanfaatan teknologi yang tidak seimbang,” jelasnya.
