JK Memperkenalkan Program Nasional Cinta Masjid dengan Sedekah Rp.10 Ribu Setiap Jumat
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) memperkenalkan inisiatif Gerakan Nasional Cinta Masjid bertema Sedekah Makin Berkah di Rumah Allah. Acara peluncuran ini berlangsung bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-53 DMI di Gedung DMI, Matraman, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, JK menyoroti potensi besar dari kekuatan kolektif umat melalui sedekah kecil yang dilakukan secara konsisten. “Jika hanya 1 persen dari pria yang salat Jumat di masjid menyumbang Rp10 ribu setiap minggu melalui Lazis DMI, dana ratusan miliar bisa terkumpul dalam satu tahun,” ujar JK dalam siaran pers, Kamis (3/7/2025).
Dana tersebut, lanjutnya, akan dikembalikan kepada umat dalam bentuk nyata seperti pembangunan dan renovasi masjid di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), pendanaan program pendidikan dan beasiswa untuk hafiz Alquran, bantuan kesehatan untuk kaum dhuafa, serta penguatan ekonomi jamaah melalui program kewirausahaan berbasis masjid. “Dengan sedekah yang kecil, dampaknya bisa besar untuk umat,” tambah JK.
Direktur Utama Lazis DMI, Uci Nasution, menjelaskan bahwa gerakan ini diinisiasi oleh Lazis DMI, Lembaga Amil Zakat Nasional yang dibentuk langsung oleh Pimpinan Pusat DMI. “Ini adalah langkah konkret untuk menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, sosial, dan pemberdayaan umat. Momen peluncuran ini juga menjadi titik awal sinergi antara umat, masjid, dan kekuatan sedekah berjamaah dalam membangun bangsa,” ungkap Uci.
Menurut Uci, Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim dan jumlah masjid terbanyak di dunia. Selama enam tahun berturut-turut, Indonesia juga dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia. Menurut data Baznas, 62 persen masyarakat lebih suka bersedekah melalui masjid.
Namun, Uci juga mengungkapkan bahwa tantangan serius masih ada. Data terbaru dari PPATK per April 2025 menunjukkan bahwa Indonesia kini mencatatkan nilai transaksi judi online terbesar di dunia, sebesar Rp1.200 triliun. Ironisnya, potensi zakat nasional sebesar Rp.372 triliun baru terealisasi sebesar Rp.41 triliun.
“Gerakan Nasional Cinta Masjid hadir sebagai bentuk perlawanan moral dan spiritual terhadap ketimpangan ini. Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga benteng peradaban,” ungkapnya.
Uci juga mengingatkan tentang delapan keutamaan sedekah yaitu, menarik rezeki, menyembuhkan penyakit, memudahkan urusan, menghapus dosa, menolak musibah, dicintai Allah dan manusia, didoakan oleh malaikat, serta memperpanjang umur.
Menanggapi ajakan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla untuk bersedekah kecil namun rutin, Uci mengajak umat Islam menyisihkan hanya Rp10 ribu per Jumat melalui Lazis DMI. “Saya mengajak kita semua untuk mencintai masjid sambil menghidupkan umat. Ringan di tangan, besar manfaatnya di langit dan bumi. Mari bersama memakmurkan masjid agar kita semua dimakmurkan oleh-Nya,” ungkap Uci.
