Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Fadli Zon: Pemerkosaan 1998 Tetap Dicatat dalam Penulisan Sejarah Baru
  • Berita

Fadli Zon: Pemerkosaan 1998 Tetap Dicatat dalam Penulisan Sejarah Baru

Andi Pratama Juli 4, 2025
fadli-zon-pemerkosaan-1998-tak-dihapus-di-penulisan-ulang-sejarah

Fadli Zon: Pemerkosaan 1998 Tetap Dicatat dalam Penulisan Sejarah Baru

BERITA TERBARU INDONESIA, MAKASSAR – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa peristiwa pemerkosaan yang terjadi selama kerusuhan 1998 akan tetap dicatat dalam penulisan ulang sejarah. Fadli menyatakan telah memberikan penjelasan lengkap mengenai pemerkosaan 1998 dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pada Rabu (2/7/2025).

“Tidak ada penghapusan. Kita terus melanjutkan program penulisan ulang sejarah ini,” ungkap Fadli Zon saat menghadiri Festival Gau Maraja Leang-Leang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (4/7/2025).

  • Menbud Fadli Zon Dorong Anak Muda Kenali Karya WR Soepratman, Bukan Cuma Lagu ‘Indonesia Raya’
  • Fadli Zon Sebut Indonesia Layak Klaim Sebagai Peradaban Tertua di Dunia, Ini Argumennya
  • Akademisi Ungkap Buku Ini Catat Sejarah Tanah Blang Padang Diwakafkan untuk Masjid Baiturrahman

Dia menjelaskan bahwa meskipun penulisan ulang sejarah ini menuai pro dan kontra, prosesnya tetap berlanjut. Sebanyak 130 sejarawan dan profesor dari 34 universitas di Indonesia dilibatkan dalam proyek ini.

Fadli mengungkapkan bahwa selama 26 tahun terakhir, tidak ada penulisan ulang sejarah meskipun sejarah sangat penting. Oleh karena itu, penulisan ulang sejarah tersebut tetap dilanjutkan meskipun menghadapi berbagai tanggapan.

Selain peristiwa tragedi 1998, catatan purba di Goa Leang-Leang juga dimasukkan dalam penulisan ulang sejarah. “Tulisan tangan (manuscript) Leang-Leang telah mendapat pengakuan dari peneliti internasional,” ujar Fadli Zon.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Maros HAS Chaidir Syam menyatakan bangga karena Leang-Leang termasuk dalam penulisan ulang sejarah. Festival Budaya Gau Maraja Leang-Leang diselenggarakan untuk mempromosikan budaya dan sejarah daerah ini ke kancah internasional.

Continue Reading

Previous: Data Pelanggan Louis Vuitton Korea Dibobol dalam Serangan Siber
Next: Perbaikan Selesai, Jalur Pejalan Kaki di Area Mall Grand Indonesia Kini Lebih Nyaman

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.