Hanya Nabi Muhammad yang Mampu Menjawab Pertanyaan Tokoh Agama Yahudi
BERITA TERBARU INDONESIA,JAKARTA — Abdullah bin Salam bin Harits, yang biasa disapa Abu Yusuf, adalah seorang tokoh agama Yahudi yang kemudian masuk Islam. Sebelum berpindah keyakinan, ia dikenal sebagai Hushain. Setelah memeluk Islam, Nabi Muhammad SAW memberinya nama Abdullah.
Abdullah bin Salam berasal dari keturunan Yusuf bin Yakub bin Ishak bin Ibrahim. Dia merupakan bagian dari sekutu Bani ‘Auf bin Khazraj di Madinah. Sebagai salah satu pemimpin dan ulama terkemuka Yahudi di Madinah, Abdullah bin Salam memutuskan untuk masuk Islam ketika Nabi Muhammad SAW tiba di kota tersebut.
Abdullah bin Salam menceritakan, “Ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah, banyak orang berbondong-bondong mendatangi beliau. Aku termasuk di antara mereka. Ketika pertama kali aku melihat wajah beliau, aku yakin bahwa itu bukanlah wajah seorang pembohong.”
“Aku mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda: Wahai manusia, sebarkanlah salam, jalinlah tali silaturrahim, berikanlah makanan kepada orang lain, dan sholatlah di malam hari ketika orang-orang sedang tidur, maka kalian akan masuk surga dengan damai.”
Saat Rasulullah SAW tiba di Madinah, Abdullah bin Salam berkata kepada beliau, “Ya Rasulullah, aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepadamu tentang tiga hal yang jawabannya hanya diketahui oleh seorang Nabi.”
Nabi Muhammad SAW mempersilakan Abdullah bin Salam untuk bertanya.
Abdullah bin Salam bertanya, “Apa tanda pertama terjadinya kiamat? Apa makanan pertama yang akan dimakan oleh penghuni surga? Dari mana asal mula seorang anak menyerupai atau mirip dengan ayah dan ibunya?”
