Kapolsek Negara Batin Tewas Ditembak dengan Proyektil Tembus Jantung
BERITA TERBARU INDONESIA, PALEMBANG — Cathrina Andriyani, Dokter Forensik di RS Bhayangkara Lampung, menyatakan bahwa AKP Anumerta Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin Way Kanan, tewas setelah terkena tembakan di dada yang menyebabkan pendarahan fatal.
Pernyataan tersebut disampaikan Cathrina dalam sidang lanjutan kasus penembakan oleh dua oknum TNI terhadap tiga anggota polisi di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin.
“Korban meninggal karena benda asing yang menyebabkan pendarahan. Proyektil menembus paru dan jantung, menjadi penyebab utama kematian korban,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa saat pertama kali jasad diperiksa, tim forensik tidak menemukan darah keluar dari tubuh korban karena proyektil bersarang di dalam tubuh.
Pemeriksaan forensik menemukan proyektil dan luka di dada kanan, sela iga kanan, serta luka robek di serambi kanan jantung, paru-paru, dan pendarahan di usus halus dan besar.
Proyektil tidak menembus tubuh korban, tetapi pecah saat menembus, sehingga proses autopsi dilakukan dan ditemukan proyektil berukuran 1,7 cm dengan lebar 6 mm di bagian bawah.
Tubuh korban juga kaku dan terdapat lebam, yang diidentifikasi dari kondisi normal setelah dinyatakan meninggal. “Dari pemeriksaan forensik, kematian dapat dipastikan dengan melihat bola mata, detak nadi, EKG, dan lebam mayat di posisi terendah,” jelasnya.
Sebelumnya, insiden penembakan ini terjadi di lokasi judi sabung ayam yang digerebek pada Senin, 17 Maret 2025. Dalam penggerebekan di Kampung Karang Manik, Kabupaten Way Kanan, Lampung, tiga anggota Polri tewas ditembak Kopda Basar.
Anggota Polri yang tewas adalah Ajun Komisaris Polisi Anumerta Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Petrus Apriyanto (Bintara Polsek Negara Batin), dan Brigadir Polisi Dua Anumerta M Ghalib Surya Ganta (Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan).
Penembakan dilakukan oleh oknum TNI Kopka Basarsya, sementara Peltu Yun Heri Lubis juga terlibat dalam aktivitas perjudian tersebut.
