Gaji Pemeran Superman Ternyata Lebih Rendah dari Karakter Antagonis, Apa Sebabnya?
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Informasi mengenai honor para aktor dalam film Superman yang disutradarai oleh James Gunn telah tersebar di publik, dan ini cukup mengejutkan. Film reboot dari franchise Superman untuk DCU ini menghadirkan sejumlah karakter dari seluruh jagat DC, mulai dari nama-nama besar seperti Lex Luthor dan Man of Steel sendiri, hingga pahlawan yang kurang dikenal seperti Metamorpho.
Berdasarkan laporan dari Dexerto, bintang utama Superman, David Corenswet, dan aktris pemeran Lois Lane, Rachel Brosnahan, masing-masing menerima bayaran sebesar 750 ribu dolar AS (sekitar Rp12 miliar) untuk peran mereka dalam film tersebut. Namun, yang menarik perhatian adalah aktor pemeran Lex Luthor, Nicholas Hoult, yang dibayar 2 juta dolar AS (Rp32 miliar).
- Ulasan Film Superman: Lebih Segar, Relevan, dan Realistis
- Film Superhero yang Dilarang di Berbagai Negara, Mulai dari Alasan Politik Hingga Ada Unsur LGBT
- Keren! Semua Foto di Film Sore Jepretan Dion Wiyoko Sendiri
Ketiga aktor ini dilaporkan berpotensi mendapatkan bonus berdasarkan kinerja box office dari film Superman, meskipun jumlah pasti bonus tersebut belum diumumkan. Laporan mengenai gaji para aktor Superman ini memberikan beberapa pandangan menarik tentang dinamika di film DCU. Menurut laman Screenrant pada Sabtu (22/7/2025), adalah hal yang masuk akal jika Nicholas Hoult memiliki gaji tertinggi. Secara tradisional, gaji aktor dipengaruhi oleh popularitas dan filmografi mereka, bukan hanya durasi mereka tampil di layar.
Meskipun David Corenswet tidak bisa disangkal adalah bintang utama Superman dan wajah dari babak pertama DCU, dan meskipun karirnya sudah menanjak sebelum Superman, hanya sedikit proyek film dan TV Corenswet sebelumnya yang sepopuler peran debutnya di DCU ini. Sementara itu, peran Nicholas Hoult dalam franchise X-Men, Mad Max, Nosferatu, dan The Menu telah menjadikannya bintang papan atas. Ini merupakan faktor utama mengapa ia mendapatkan bayaran lebih tinggi.
Fenomena serupa juga pernah terjadi di MCU pada masa-masa awalnya. Bintang-bintang seperti Chris Evans, Chris Hemsworth, bahkan Robert Downey Jr dibayar dengan gaji yang relatif sederhana. Sebagai contoh, Downey dilaporkan hanya menerima 500 ribu dolar AS (Rp8 miliar) untuk peran utamanya di Iron Man, sedangkan aktor pemeran James Rhodes, Terrence Howard, dilaporkan dibayar 4,5 juta dolar AS (Rp73 miliar).
Hampir dua dekade kemudian, Downey kini dilaporkan menerima bayaran sekitar 500 juta dolar AS (Rp8 triliun) hanya untuk Avengers: Doomsday dan Avengers: Secret Wars. Ini menunjukkan potensi peningkatan gaji yang sangat signifikan seiring dengan kesuksesan franchise.
Meskipun bayaran awal David Corenswet untuk Superman mungkin terlihat kecil dibandingkan rekan mainnya, kemunculannya di DCU pada masa depan kemungkinan besar akan melipatgandakan pendapatannya. Seperti Henry Cavill sebelumnya, Corenswet dipersiapkan untuk menjadi wajah DC di layar lebar, yang berarti gaji yang lebih tinggi dan peran-peran bergengsi di luar genre superhero hampir tidak dapat dihindari. Bahkan, gajinya untuk kameo dan peran pendukung pada masa depan mungkin pada akhirnya akan jauh melampaui pendapatan awalnya di film Superman ini.
Aktor superhero lain seperti Chris Hemsworth dan Chris Pratt dulunya relatif tidak dikenal, tetapi karier mereka meroket setelah bergabung dengan MCU. Berkat peran Marvel mereka, Hemsworth dan Pratt kini termasuk di antara bintang Hollywood dengan bayaran tertinggi. Jika Superman sukses dan DCU membangun momentum yang berkelanjutan, David Corenswet kemungkinan besar akan mengikuti lintasan yang sama, dan bintang-bintang DCU lainnya mungkin akan menyusul.
