Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama dan Spiritualitas
  • Menghadapi Kesedihan dan Kehilangan: Tips Bangkit dari Duka dalam Islam
  • Agama dan Spiritualitas

Menghadapi Kesedihan dan Kehilangan: Tips Bangkit dari Duka dalam Islam

Agus Haryanto Juli 12, 2025
hadapi-duka-dan-kehilangan-jangan-dipendam-ini-tips-bangkit-dari-grief-ala-islam

Menghadapi Kesedihan dan Kehilangan: Tips Bangkit dari Duka dalam Islam

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Mengalami kehilangan adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Bagi banyak wanita, duka atau kesedihan mendalam akibat kehilangan orang terdekat dapat berpengaruh besar pada kondisi emosional dan spiritual.

Ahli psikiatri dan cendekiawan Muslim, dr Rania Awaad, menyatakan bahwa duka atau kesedihan mendalam akibat kehilangan adalah emosi yang wajar dan sangat manusiawi. Bahkan, menurutnya, Nabi Muhammad SAW juga mengalami perasaan duka yang mendalam sepanjang hidupnya.

  • Pola Pikir Beracun Ini Dapat Merusak Kesehatan Mental, Apa Itu?
  • Ini Cara Agar Kakak Adik Selalu Akur dan Saling Sayang
  • Terlalu Tergila-gila dengan Idola? Psikolog: Bisa Ganggu Keseimbangan Hidup

Nabi juga pernah merasakan kedukaan selama hidupnya. Beliau kehilangan istri tercintanya, Khadijah, dan juga pamannya serta para sahabatnya, ujar dr Rania dalam acara Legacy Makers di Sentral Senayan, Jakarta, Sabtu (12/7/2025).

Meskipun demikian, lanjutnya, Rasulullah SAW tetap melangkah maju. Bukan karena beliau tidak merasakan kehilangan, tetapi karena beliau memahami bahwa setiap perpisahan adalah bagian dari ketetapan Allah SWT. Kesedihan tidak membuat beliau lemah, sebaliknya, itu menunjukkan kedalaman rasa dan keimanan, kata dia.

Lebih lanjut, dr Rania menekankan bahwa tidak ada batas waktu yang pasti untuk pulih dari rasa kehilangan. Ada orang yang mampu bangkit dalam beberapa hari, sementara yang lain memerlukan waktu bertahun-tahun untuk merasa benar-benar pulih.

Setiap orang punya waktunya masing-masing. Tidak ada satu batasan yang berlaku kapan seseorang bisa sembuh, ada yang tiga hari, ada juga yang tiga tahun, itu tidak masalah, katanya.

Ia juga menyarankan individu yang tengah berduka untuk tidak memendam emosi terlalu lama. Menurutnya, duka perlu dikenali, diakui, dan dirilis melalui cara-cara yang menenangkan dan sehat. Aktivitas seperti menulis jurnal, bergabung dengan komunitas, atau mengikuti kajian adalah beberapa cara yang dapat membantu pemulihan emosional.

Yang penting adalah memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan. Jangan tolak, jangan paksakan untuk cepat sembuh, katanya.

Dr Rania juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, menangis bukanlah tanda kelemahan iman. Rasulullah SAW sendiri, kata dia, menunjukkan bahwa air mata adalah bagian dari kasih sayang yang fitrah.

Jika kamu ingin menangis, menangislah, terimalah emosi itu. Karena duka bukanlah musuh yang harus dilawan. Ia adalah bagian dari kehidupan manusia yang mengajarkan makna penerimaan dan kekuatan, katanya.

Sebagai informasi, Legacy Makers Summit adalah acara tahunan perdana dari Luminihsan yang diadakan bekerja sama dengan ParagonCorp dan Wardah. Acara ini menghadirkan pembicara perempuan ternama dari berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, kesehatan, dan kebugaran, serta banyak lagi.

Continue Reading

Previous: Lulusan S1 Melamar Jadi Petugas Kebersihan di Jakarta, Pramono: Kami Tak Membedakan SD atau Sarjana
Next: Transportasi Tol Laut Menjadi Tulang Punggung di Daerah 3TP Indonesia

Related News

armuzna-simfoni-spiritual-di-padang-suci
  • Agama dan Spiritualitas

ARMUZNA: Harmoni Spiritual di Tanah Suci

Dewi Anjani Juni 4, 2025
ustadz-fatih-kepemimpinan-butuh-fondasi-spiritual-kuat
  • Agama dan Spiritualitas

Ustadz Fatih: Kepemimpinan Memerlukan Dasar Spiritual yang Kokoh

Agus Santoso Mei 25, 2025
etika-islam-dalam-budaya-organisasi-membangun-lingkungan-kerja-yang-berkah-3
  • Agama dan Spiritualitas

Nilai-Nilai Islam dalam Budaya Organisasi: Membangun Tempat Kerja yang Penuh Berkah

Agus Haryanto Mei 5, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.