Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Renungan 27 Tahun PKB: PKB di Zaman Pascakebenaran, Algoritma, dan Tantangan Demokrasi Global
  • Berita

Renungan 27 Tahun PKB: PKB di Zaman Pascakebenaran, Algoritma, dan Tantangan Demokrasi Global

Dewi Anjani Juli 13, 2025
refleksi-27-tahun-pkb-pkb-di-era-post-truth-algoritma-dan-krisis-demokrasi-global

Renungan 27 Tahun PKB: PKB di Zaman Pascakebenaran, Algoritma, dan Tantangan Demokrasi Global

BERITA TERBARU INDONESIA, Oleh Taufik Nurrohim, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa

Memperingati 27 tahun berdirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 23 Juli 2025, momen ini menjadi refleksi perjalanan partai yang lahir dari dunia pesantren dan semangat reformasi, serta berkembang dengan menjunjung nilai Islam yang damai, nasionalisme inklusif, dan berpihak pada rakyat kecil.

Dalam konteks era pascakebenaran, dominasi algoritma, dan tantangan demokrasi global, PKB diharapkan tidak hanya bertahan sebagai partai politik, tetapi juga tetap relevan sebagai penunjuk arah dan penjaga kesadaran publik.

Krisis Demokrasi dan Era Pascakebenaran

Beberapa tahun terakhir, dunia menyaksikan perubahan sosial-politik yang signifikan. Kita hidup di era pascakebenaran, di mana kebenaran tidak lagi menjadi tolok ukur utama dalam ruang publik.

Fakta seringkali kalah oleh persepsi. Yang viral cenderung dianggap benar. Apa yang emosional lebih dipercaya dibandingkan yang berbasis data. Algoritma media sosial memperkuat bias, menutup ruang dialog, dan menciptakan polarisasi. Sementara itu, demokrasi berlangsung secara prosedural namun mengalami erosi legitimasi substansial.

Krisis demokrasi dialami di banyak negara, termasuk Indonesia. Lembaga-lembaga demokrasi melemah. Kepercayaan terhadap partai politik, parlemen, bahkan media, terus menurun. Politik identitas digunakan sebagai alat mobilisasi dan polarisasi.

Kelompok-kelompok marginal semakin mudah dijadikan kambing hitam atas kegagalan struktural. Di tengah banjir informasi dan manipulasi persepsi, rakyat mengalami kebingungan dalam memilah mana yang benar dan mana yang hanya memuaskan emosi sesaat.

Dari Pesantren ke Republik

PKB, sebagai partai yang lahir dari rahim pesantren dan nilai-nilai kebudayaan Islam Nusantara, memiliki fondasi historis untuk menghadapi tantangan ini. Didirikan pada 23 Juli 1998, PKB bukanlah hasil dari kongsi elite atau produk teknokrasi negara.

PKB hadir sebagai representasi dari kekuatan sosial berbasis nilai: pesantren, ulama, serta masyarakat kecil yang selama ini terpinggirkan. Para pendirinya, seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Moch. Ilyas Ruhiat, KH Munasir Ali, KH Muchtar Muchith Muzadi, dan KH Mustofa Bisri, menjadikan politik sebagai ruang pengabdian yang menggabungkan Islam, kebangsaan, dan keadilan sosial.

Continue Reading

Previous: Prabowo Berkunjung ke Brussels, Temui Raja Belgia dan Pimpinan Komisi Eropa
Next: Ketua Komisi XI DPR Soroti Lambatnya Pertumbuhan Kredit, Ini Rekomendasinya

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.