Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya Membawa Harapan, Menhub Berterima Kasih kepada Tim SAR Gabungan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pencarian terhadap KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali, Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu (2/7/2025) mulai menunjukkan arah positif. Tim SAR gabungan telah berhasil mengidentifikasi lokasi kapal KMP Tunu Pratama Jaya pada jarak sekitar 3,9 kilometer dari lokasi terjadinya insiden tenggelam.
Hingga Sabtu (12/7/2025), atau hari kesepuluh dari operasi pencarian korban, Tim SAR gabungan telah menemukan 18 korban yang meninggal dunia. Dengan demikian, total penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang telah ditemukan kini berjumlah 48 orang, terdiri dari 30 orang selamat dan 18 meninggal dunia.
- Tim SAR Berhasil Memvisualisasikan Posisi KMP Tunu di Selat Bali, Posisinya Terbalik
- Nelayan Menemukan Satu Lagi Jenazah Diduga Penumpang KMP Tunu Pratama
- 20 Korban Belum Ditemukan, KNKT Kerahkan ROV untuk Deteksi Bangkai KMP Tunu di Selat Bali
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan rasa terima kasih kepada Tim SAR gabungan yang berhasil menemukan kapal KMP Tunu Pratama Jaya serta mengevakuasi lebih banyak korban hingga hari kesepuluh pencarian.
“Saya baru saja menerima laporan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan dalam keadaan terbalik. Saya sangat menghargai upaya dan kerja keras Tim SAR gabungan selama 10 hari ini yang berusaha keras menemukan posisi kapal serta para korban yang belum ditemukan,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Ahad (13/7/2025).
Setelah lokasi kapal ditemukan, Tim SAR gabungan akan merencanakan pengangkatan kapal dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, mengingat derasnya arus bawah laut di Selat Bali.
“Proses pengangkatan kapal akan dilakukan dengan prosedur operasi standar (SOP) ketat untuk memastikan keselamatan tim. Diharapkan, proses pengangkatan kapal dapat berjalan lancar sehingga dapat membantu investigasi lebih lanjut,” kata Menhub.
