Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Kronologi Sindikat Jual Beli Bayi ke Singapura Lewat Facebook
  • Berita

Kronologi Sindikat Jual Beli Bayi ke Singapura Lewat Facebook

Dewi Anjani Juli 16, 2025
kronologi-sindikat-perdagangan-bayi-ke-singapura-dekati-korban-buat-akun-facebook-adopsi-anak

Kronologi Sindikat Jual Beli Bayi ke Singapura Lewat Facebook

BERITA TERBARU INDONESIA, BANDUNG–Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat mengungkapkan cara kerja sindikat perdagangan bayi ke Singapura yang beroperasi dengan membuat akun Facebook bertema adopsi anak. Pelaku berinteraksi dengan orangtua yang berniat menjual bayinya melalui akun tersebut.

“Awalnya komunikasi dilakukan di Facebook, tepatnya di kolom yang membahas adopsi anak. Ini merupakan bagian dari modus operandi mereka,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu (16/7/2025).

Hendra menjelaskan, pelaku berinisial AF yang mengelola akun ini berkomunikasi dengan orangtua yang ingin menjual bayi mereka. Mereka saling bertukar nomor telepon dan melakukan komunikasi intensif hingga mencapai kesepakatan. “Pelaku (AF) menginginkan pertemuan, dan pada saat itu korban sudah hamil tua dan hampir melahirkan,” ujarnya.

Menurut Hendra, pelaku AF menjanjikan uang Rp 600 ribu untuk biaya persalinan di bidan. Setelah bayi lahir, uang Rp 10 juta dijanjikan akan diberikan kepada orangtua bayi tersebut.

Selanjutnya, pelaku mengambil kartu keluarga dan KTP dari orangtua serta bayi. Ia menyatakan bahwa orangtua bayi menyetujui perjanjian bahwa anak mereka akan diadopsi. Selain itu, pelaku mengklaim sudah menikah tetapi belum punya anak.

Namun, pelaku tidak memenuhi janji untuk membayar Rp 10 juta kepada orangtua bayi, sementara bayi sudah dibawa. Akibatnya, orangtua bayi melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib.

Setelah penyelidikan, diketahui bahwa pelaku AF telah menjalankan aksinya sejak 2023. Tersangka AF diduga telah 25 kali melakukan perdagangan bayi ke Singapura.

Continue Reading

Previous: China dan Uni Eropa Perkuat Kerja Sama Hijau, Dorong Transisi Energi Rendah Karbon
Next: Wisatawan Asing Terpeleset di Jalur Gunung Rinjani

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.