Mengapa Kasus Kematian Diplomat Belum Terpecahkan Lebih dari Sepekan? Ini Penjelasan Kapolri
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Sudah lebih dari tujuh hari polisi menyelidiki kasus meninggalnya diplomat Arya Daru Pangayunan atau ADP (39 tahun) yang ditemukan tak bernyawa di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Namun, hingga kini, penyebab kematian pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) itu belum diketahui secara pasti.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa polisi masih mendalami lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian tersebut. Saat ini, polisi masih harus menunggu hasil dari pemeriksaan laboratorium forensik.
- Indonesia Kecam Serangan Israel ke Damaskus Suriah, Dorong Perdamaian di Suwadya
- Polisi Ungkap Empat Tersangka Sindikat Perdagangan Bayi ke Singapura Ditangkap di Kabupaten Bandung
- Polisi Buru Tiga DPO Sindikat Perdagangan Bayi ke Singapura, Salah Satunya Berperan jadi Donatur
“Penelitian dilakukan secara mendalam supaya nantinya keputusan yang diambil berdasarkan hasil scientific crime investigation,” ujar Kapolri, seperti yang dikutip oleh BERITA TERBARU INDONESIA pada Kamis (17/7/2025).
Ia menegaskan, pihaknya di Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Ia berharap hasil penyelidikan dapat segera diketahui, sehingga penyebab kematian bisa segera dipastikan. “Saya kira anggota di lapangan, khususnya Polda Metro, sedang bekerja keras dan mudah-mudahan hasilnya bisa segera keluar,” tambahnya.
Diketahui, korban ditemukan meninggal di kamar indekosnya, Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025) pagi. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga.
