Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Siswa SMA di Garut Diduga Bunuh Diri Setelah Tidak Naik Kelas dan Mengalami Perundungan
  • Berita

Siswa SMA di Garut Diduga Bunuh Diri Setelah Tidak Naik Kelas dan Mengalami Perundungan

Dedi Saputra Juli 18, 2025
pelajar-sma-garut-jabar-bunuh-diri-diduga-usai-tak-naik-kelas-dan-dapat-perundungan

Kasus Bunuh Diri Siswa SMA di Garut

BERITA TERBARU INDONESIA BANDUNG — Seorang siswa di SMA Negeri yang berlokasi di Garut dilaporkan bunuh diri di rumahnya, diduga setelah mengalami kegagalan naik kelas dan perundungan, pada Senin (14/7/2025). Walaupun belum ada laporan resmi yang masuk, tim Satreskrim Polres Garut telah memulai penyelidikan di sekolah, serta menginterogasi siswa dan saksi yang mengenal korban.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin mengungkapkan bahwa kasus bunuh diri siswa SMA di Garut ini ramai dibicarakan di media sosial, terutama akibat dugaan adanya perundungan terhadap korban. Tim penyidik segera bergerak untuk melakukan sejumlah penyelidikan.

“Untuk sementara, kami belum bisa memastikan penyebabnya karena belum ada laporan yang kami terima, namun kami telah memulai rangkaian penyelidikan,” ujarnya ketika dihubungi pada Jumat (18/7/2025).

Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, termasuk guru, wali kelas, dan teman sekelas korban. Polres Garut juga berkoordinasi dengan unit perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Garut.

“Hingga saat ini, belum dapat disimpulkan adanya perundungan, bahkan dari pihak keluarga korban pun belum ada yang memberikan pernyataan karena masih dalam suasana duka,” tambahnya.

AKP Joko juga menyebutkan bahwa ada informasi terkait nilai akademik korban yang menurun pada semester pertama sehingga ibu korban dipanggil oleh pihak sekolah untuk membahas kondisi tersebut. Nilai akademik korban terus menurun pada semester kedua, mencakup tujuh mata pelajaran.

Continue Reading

Previous: Kuok Hui Kwong, Pemimpin Hotel Mewah dengan Gaya Hidup Simpel
Next: PSSI Kembangkan Ekosistem Pelatih, Erick Thohir: Tak Boleh Ada Pemain Titipan

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.