Peringati Hari Anak Nasional 2025, TNP Group dan MUGU Bekerjasama untuk Anak di Cijantung
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kolaborasi dengan Sahabat Anak Cijantung meningkatkan kesadaran akan hak bermain sebagai hak fundamental anak. Peringatan Hari Anak Nasional setiap 23 Juli menjadi momen refleksi bagi semua pihak untuk memastikan hak-hak anak di Indonesia tidak hanya diakui, tetapi juga benar-benar terpenuhi. Salah satu hak yang sering terabaikan adalah hak bermain, yang sejatinya sangat penting untuk perkembangan fisik, emosional, sosial, serta intelektual anak.
Menurut data UNICEF dan BPS (2023), 1 dari 4 anak di Indonesia masih hidup dalam kondisi yang rentan terhadap eksploitasi, kekurangan gizi, keterbatasan akses pendidikan, serta kurangnya ruang aman untuk tumbuh dan berekspresi. Sementara itu, data Kementerian Sosial RI memperkirakan ada lebih dari 16.000 anak jalanan di berbagai kota besar di Indonesia. Mereka hidup dalam kondisi yang tidak pasti dan seringkali tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk bermain.
Terkait isu tersebut, TNP Group melalui inisiatif sosial #TNPGroupUntukIndonesia, bekerja sama dengan komunitas Sahabat Anak Cijantung dan brand MUGU, menyelenggarakan kegiatan bertajuk ‘Karena Semua Anak Berhak Bermain dengan Bahagia’. Acara ini diadakan pada 14 Juli 2025 di PAUD Sahabat Anak Cijantung, Jakarta Timur, dan melibatkan 20 anak berusia 5–7 tahun dari lingkungan marginal.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang interaktif dan aman bagi anak-anak untuk merasakan pengalaman bermain yang menyenangkan dan edukatif. Anak-anak diundang untuk mengikuti sesi bermain bersama, yang dilanjutkan dengan pertunjukan boneka yang menggunakan mainan edukatif dari MUGU. Setiap boneka membawa karakter dan nilai positif yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, serta imajinasi anak.
“Di balik tawa anak-anak hari ini, ada pesan besar yang ingin kami sampaikan: bahwa semua anak, tanpa terkecuali, berhak merasakan kebahagiaan dan masa kecil yang layak. CSR ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung hak-hak anak di Indonesia, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Mariana Farida, HRGA Manager TNP Group.
Menurut Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989, ada 10 hak dasar anak yang harus dijamin oleh negara dan masyarakat, salah satunya adalah hak untuk bermain dan berekreasi. Hak ini bukan sekedar hiburan, tetapi merupakan pemenuhan kebutuhan psikososial yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Sahabat Anak adalah organisasi berbasis relawan yang fokus pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak marginal, khususnya anak jalanan. Mereka berusaha menyadarkan bahwa anak jalanan adalah anak yang memiliki martabat dan potensi yang sama. Dengan pendekatan persahabatan, kasih sayang, dan pembinaan, Sahabat Anak telah menjangkau ribuan anak sejak didirikan dan menjadi garda terdepan dalam perjuangan hak-hak anak marginal di kota-kota besar.
“Salah satu hak anak yang paling mendasar namun sering diabaikan adalah hak untuk bermain. Banyak dari mereka tumbuh terlalu cepat karena harus bertahan hidup di jalanan. Kami sangat bersyukur, TNP Group dan MUGU menemani mereka hari ini dengan tulus. Semoga ini bisa membuka lebih banyak mata dan hati untuk bergerak,” ungkap Aris Hilmawan, relawan Sahabat Anak Cijantung.
Dalam kegiatan ini, TNP Group dan MUGU juga memberikan donasi berupa berbagai mainan edukatif dan produk MUGU lainnya kepada PAUD Sahabat Anak Cijantung. Produk MUGU dikenal sebagai brand anak yang berasal dari Australia dengan fokus pada nilai-nilai edukatif, desain ramah lingkungan, serta keamanan penggunaan.
Melalui pertunjukan boneka yang menampilkan karakter seperti Elio, Hiro, dan Snowie, MUGU ingin mengajak anak-anak untuk menunjukkan rasa empati, keberanian, dan rasa ingin tahu sejak dini. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye #MUGUSahabatAnakIndonesia, yang bertujuan menjangkau lebih banyak anak-anak di seluruh Indonesia melalui dukungan nyata, bukan hanya produk.
Dengan mengusung misi Made with Heart for Our Earth & Children Tomorrow, MUGU menekankan pentingnya belajar melalui bermain sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, TNP Group berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pemenuhan hak-hak anak. Hari Anak Nasional bukan sekadar simbol perayaan, tetapi juga ajakan bagi seluruh masyarakat untuk kembali melihat kondisi nyata yang dihadapi banyak anak di luar sana.
“Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari aksi kecil namun konsisten. Semoga melalui kegiatan seperti ini, lebih banyak pihak terdorong untuk mengambil bagian—karena anak-anak ini bukan sekadar penerus bangsa, mereka adalah warga negara hari ini yang perlu dilindungi dan diberdayakan,” ujar Mariana Farida.
