Uma Nusantara dan Propan Ajak Warga Hiasi Rumah dengan Nuansa Alor di Umapura
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Umapura di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, sudah lama dikenal karena kain tenunnya yang unik, dengan warna alami dan motif yang terinspirasi dari keindahan alam serta budaya Alor. Keunikan ini mendorong semangat kebersamaan masyarakat, bersama dengan Propan Raya dan Yayasan Uma Nusantara.
Sejak 2023, pengecatan dimulai dengan delapan rumah. Pada tahun 2025, jumlah rumah yang dicat meningkat secara bertahap menjadi 30 rumah.
“Kerja sama yang terjalin sejak 2023 hingga kini adalah wujud semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat Umapura. Ini mendukung branding Umapura sebagai pulau tenun berwarna, terinspirasi dari beragam warna dan motif tenun,” kata pendiri Yayasan Uma Nusantara, Yori Antar, dalam siaran persnya, Sabtu (19/7/2025).
Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Uma Nusantara yang telah melakukan kegiatan serupa untuk mendukung branding daerah terpencil di Indonesia agar menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Propan Raya, sebagai perusahaan cat Indonesia yang dikenal dengan inovasi dan kepeduliannya terhadap arsitektur nusantara, menjadi mitra yang tepat dalam mendukung sepenuhnya pelaksanaan gagasan ‘Menenun Rumah’ di Desa Umapura.
“Saya sangat berterima kasih kepada Propan yang telah mendukung pelestarian tradisi dan budaya Indonesia melalui program Arsitektur Nusantara. Semoga kerja sama ini terus berlanjut, sehingga kita dapat berkontribusi dan menjadi inspirasi dalam melestarikan kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa, namun masih belum banyak dikenal,” ujar Yori.
Propan Raya mendukung penuh dengan menyediakan Sengkote—cat khusus untuk atap, dan Decorshield—cat tembok eksterior berkualitas tinggi, yang didesain dengan motif tenun khas Alor, menampilkan kekayaan tradisi dalam tampilan modern yang estetis dan tahan lama. Teguh Ostenrik, seniman ternama Indonesia, turut berpartisipasi dengan mengekspresikan kreativitas bertemakan ‘Keanekaragaman Bawah Laut’ melalui lukisannya di salah satu rumah.
“Kami bangga menjadi bagian dari kegiatan pengecatan rumah tenun Umapura ini. Sebelumnya, kami telah melakukan kegiatan beautifikasi di kota-kota Indonesia, seperti di Rumah Warga Kampung Air Kamaro Palembang, Kampung Harmoni Semanggi, Kampung Kelayan Barat Banjarmasin, Rumah Swadaya Kawasan Sirkuit Mandalika, dan Kampung Wisata Warna-Warni Tiga Rihit Parapat. Kami mendukung kegiatan positif ini dengan harapan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kota-kota kecil di Indonesia yang memiliki potensi besar,” jelas Direktur Propan Raya, Yuwono Imanto.
Pengecatan selesai pada Juni 2025, dan puncaknya dirayakan melalui peresmian sekaligus Festival Umapura yang berlangsung pada 22 Juni 2025. Acara ini menjadi momen penting yang dihadiri Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, Bupati Alor, Iskandar Lakamau, Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak yang peduli pada pelestarian budaya dan pembangunan lokal. Dukungan juga datang dari Veronica, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, serta Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif.
“Melalui kerja sama ini, Propan Raya diharapkan tidak hanya berkontribusi dalam membangun fisik hunian, tetapi juga memperkuat nilai budaya masyarakat Alor. Ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang menghormati kearifan lokal Indonesia,” ungkap Yuwono.
