Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Pernyataan Polda Jabar Mengenai Insiden Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi: Tanggung Jawab Diserahkan kepada EO
  • Berita

Pernyataan Polda Jabar Mengenai Insiden Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi: Tanggung Jawab Diserahkan kepada EO

Agus Santoso Juli 21, 2025

Pernyataan Polda Jabar Mengenai Insiden Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi: Tanggung Jawab Diserahkan kepada EO

BANDUNG – Polda Jawa Barat (Jabar) kini menangani kasus meninggalnya dua warga dan seorang anggota polisi saat acara pesta pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Aula Akbar, dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina, pada Jumat (18/7/2025). Tragedi ini terjadi akibat kerumunan massa yang berdesak-desakan di lokasi acara tersebut.

“Ya, sudah diambil alih oleh Polda (Jabar), kami terus melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan acara ini,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan, Senin (21/7/2025).

Langkah awal yang dilakukan adalah penyelidikan menyeluruh terhadap kejadian ini, termasuk memeriksa pihak penyelenggara acara, yaitu event organizer (EO). “Para mempelai sudah menyerahkan kepada EO,” tambahnya.

Aula Akbar, putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan anggota DPRD Jabar, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia serta seorang polisi. Ia menyatakan telah mengunjungi rumah duka masing-masing korban bersama istrinya.

Aula juga menyebut telah memberikan santunan kepada para korban. “Saya memohon maaf kepada semua pihak, tidak ada maksud atau niatan buruk dari kami,” ucapnya dalam konferensi pers di Garut.

Insiden tersebut menewaskan dua warga, termasuk seorang anak berusia 8 tahun dan seorang lansia, setelah berada di tengah kerumunan yang berdesak-desakan ingin masuk ke Pendopo Pemkab Garut selama acara pesta rakyat dan makan gratis dalam pernikahan anak Dedi Mulyadi. Mereka kehabisan oksigen dan terjepit oleh kerumunan massa.

Selain itu, seorang anggota polisi, Bripka Cecep, meninggal dunia setelah menolong warga yang terjepit dan mengalami kesulitan bernapas di tengah kerumunan. Setelah beristirahat karena kelelahan, ia pingsan dan meninggal dunia.

Continue Reading

Previous: Lampu Gantung Hias Korslet, Rumah di Kuningan Terbakar
Next: Seluruh Penumpang KM Barcelona VA Ditemukan, Proses Pendataan Berlanjut

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.