Drone Houthi dari Yaman Serang 5 Lokasi Krusial Militer Israel, Militer Zionis Klaim Tidak Terpengaruh
BERITA TERBARU INDONESIA, TEHERAN— Juru bicara militer Yaman Jenderal Yahya Saree, mengumumkan bahwa serangan drone dilakukan terhadap lima lokasi militer dan penting di wilayah Palestina yang diduduki pada Senin (22/7/2025).
Menurut keterangan yang diterima pada Selasa (22/7/2025), Saree menyatakan bahwa dalam operasi ini, Bandara Ben Gurion, target militer lain di Jaffa yang diduduki, Pelabuhan Eilat, Bandara Ramon, dan target penting di wilayah Ashdod menjadi sasaran.
- Geng Abu Shabab Ketakutan Minta Perlindungan, Pejuang Kantongi Anggota Geng dan Janji Sikat Mereka
- Ledakan Disertai Tembakan, Pertempuran Sengit Kembali Tewaskan Tentara Israel, 3 Pejuang Syahid
- Media Israel: Kita Belum Dekat Kemenangan, Segera Hentikan Perang!
Saree menambahkan bahwa operasi ini dilaksanakan menggunakan lima pesawat tanpa awak dan menegaskan bahwa target berhasil dicapai.
Juru bicara Yaman juga menyatakan bahwa operasi ini dilakukan demi mendukung rakyat Palestina yang tertindas dan sebagai respons terhadap pembantaian di Gaza serta serangan baru-baru ini di pelabuhan Hodeidah.
Menyoroti keberhasilan militer Yaman dalam menghadapi agresi dalam beberapa bulan terakhir, Saree menekankan kesiapan Yaman dalam menghadapi segala tindakan permusuhan di masa depan.
Saree menegaskan bahwa dukungan untuk rakyat Palestina akan terus berlanjut hingga serangan terhadap Gaza dihentikan dan blokade dicabut.
Di lokasi lain, militer Israel mengumumkan bahwa mereka berhasil mencegat sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman ke arah Israel, menyebabkan sirine berbunyi di beberapa wilayah pada Selasa pagi.
Channel 2 News 12 Israel melaporkan bahwa ruang udara Israel ditutup setelah rudal ditembakkan dari Yaman.
Operasi ini mencapai tujuannya, membuat jutaan orang berlindung dan menghentikan aktivitas di bandara, menurut laporan tersebut.
