Manfaat Menyebarkan Salam
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dalam Islam, kita diajarkan untuk saling memberikan salam. Metode ini merupakan cara yang ditawarkan Islam untuk menumbuhkan persahabatan dan cinta di antara kita, tanpa memandang kepentingan atau suku bangsa tertentu.
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya! Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman; kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Tidak inginkah kalian kutunjukkan sesuatu yang jika kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!” (HR Muslim).
Dengan salam, batas-batas primordialisme memudar, dan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam benar-benar terwujud. Melalui salam, universalitas Islam terasa nyata, kasih sayang terpancar, hubungan jiwa menjadi kuat, jalinan cinta menjadi kokoh, dan hubungan sosial pun menjadi bersih.
Oleh karena itu, Iman Mutawalli berpendapat, jika seseorang bertemu dengan sekelompok orang kemudian ia mengkhususkan salam hanya kepada sebagian dari mereka, maka itu makruh. Sebab, tujuan salam adalah menumbuhkan keramahan dan persahabatan, sementara mengistimewakan sebagian dan mengesampingkan lainnya hanya membuat yang dikesampingkan itu merasa tersinggung.
Dalam banyak situasi, perbedaan sikap seperti ini adalah penyebab munculnya permusuhan. Dengan salam, kita tidak hanya sedang mengumpulkan kebajikan sebagai bekal di akhirat nanti, tetapi pada saat yang sama kita juga menghilangkan kesombongan dan keburukan hati.
Karena itu, hanya orang yang rendah hatilah yang mau mengucapkan salam lebih dulu. Untuk orang inilah Nabi SAW memberikan kabar gembira: “Sesungguhnya manusia yang paling berhak mendapat keridhaan Allah adalah yang terlebih dulu mengucapkan salam” (HR Abu Dawud).
Mungkin itulah pesan implisit dari salat yang kita kerjakan setiap waktu; jika salam (pertama) menjadi rukun dari salat, yang tanpanya salat tidak sah, itu artinya kita setidaknya harus menyisipkan doa damai dan sejahtera bagi sesama Muslim minimal lima kali sehari.
