Imam Masjidil Haram Ajak Umat untuk Memeriksa Informasi Sebelum Menyebarkannya
BERITA TERBARU INDONESIA, MAKKAH — Imam dan khatib dari Masjidil Haram, Syekh Yasser Al-Dosari, menyeru umat Islam untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Beliau menegaskan agar umat menjauh dari penyebaran konten dari akun media sosial yang berbayar atau palsu yang sering kali menciptakan pernyataan dan fatwa palsu.
Pernyataan ini disampaikannya dalam khutbah Jumat di Masjidil Haram, Makkah, Jumat (1/8/2025). Al-Dosari mengingatkan bahwa terdapat banyak akun yang sengaja menyebarkan informasi yang salah dengan tujuan untuk merusak reputasi dan menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.
- Resmikan Cabang di Balikpapan, Synergy Solusi Group Perkenalkan Layanan HSSEE Terintegrasi
- Terbongkar, Tangan-Tangan Kuat Lobi Yahudi di Balik Terlambatnya Prancis Akui Palestina
- Imbas Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, 18 Perjalanan Kereta Dibatalkan
Syekh Yasser menekankan bahwa setiap individu bertanggung jawab di hadapan Tuhan atas apa yang mereka sebarkan secara daring.
Beliau juga menyoroti peran Kerajaan Arab Saudi dalam memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarakat, sekaligus mengapresiasi visi dan langkah Arab Saudi di bidang digital.
Namun, beliau memperingatkan agar teknologi ini tidak disalahgunakan, di mana ponsel pintar dapat berubah, bagi sebagian orang, dari alat komunikasi menjadi sarana isolasi.
“Manusia tampak seperti tubuh tanpa hati, indra tanpa jiwa, dan hanya menuai sedikit manfaat,” ujarnya.
Syekh Al-Dosari mencatat bahwa media sosial sering kali menjadi “teater kehidupan palsu dan perbandingan yang tidak adil,” yang dapat memicu rasa iri, dendam, dan rasa tidak berterima kasih.
Ia mengecam akun-akun media sosial palsu yang menyebarkan kebohongan dan mengaitkan hukum agama yang direkayasa dengan para ulama, sebagai bagian dari kampanye pemutarbalikan fakta yang terorganisir.
