Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Kanker Paru-Paru, Pembunuh Senyap yang Mengancam Tanpa Gejala Dini
  • Berita

Kanker Paru-Paru, Pembunuh Senyap yang Mengancam Tanpa Gejala Dini

Dewi Anjani Agustus 2, 2025
kanker-paru-paru-silent-killer-yang-mengintai-tanpa-gejala-awal

Kanker Paru-Paru, Pembunuh Senyap yang Mengancam Tanpa Gejala Dini

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Kanker paru-paru masih menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data dari The Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) tahun 2020, kanker paru-paru menempati posisi kedua penyebab kanker terbanyak di dunia, yakni sebesar 11,4 persen.

Di Indonesia, merujuk pada data dari Laboratorium Patologi Anatomi Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta, lebih dari 80 persen kasus dari semua jenis kanker yang terdiagnosis adalah kanker paru-paru.

Data ini didukung oleh registrasi kanker di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta tahun 2003-2007 yang menunjukkan bahwa kanker trakea, bronkus, dan paru merupakan keganasan terbanyak kedua pada laki-laki (13,4 persen) setelah kanker nasofaring (13,63 persen). Kanker paru menjadi penyebab kematian akibat kanker terbesar pada laki-laki (28,94 persen).

Hari Kanker Paru-paru Sedunia menjadi momen penting untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker. Kesadaran untuk mengenali gejala awal sangat penting untuk menurunkan angka kematian, karena pengobatan kanker paru-paru lebih efektif jika ditemukan lebih awal.

Dalam rangka memperingati Hari Kanker Paru-paru Sedunia pada 1 Agustus, Guru Besar bidang Ilmu Penyakit Paru, Prof. DR. dr. Muhammad Fachri, S.Ked, Sp.P, MKM, FAPSR, FISR., dari FKK UMJ, memberikan pandangannya mengenai kelompok usia rentan terkena kanker paru-paru, penyebab dan gejala awal, serta pesan penting bagi masyarakat Indonesia.

Kelompok Usia Rentan Terkena Kanker Paru-paru

Meskipun kesadaran akan bahaya kanker semakin meningkat, kasus kanker paru di Indonesia tetap tinggi. Berdasarkan kategori risiko, ada dua kelompok utama yang perlu diwaspadai.

Kelompok A meliputi individu berusia di atas 45 tahun dengan riwayat merokok aktif, pasangan perokok, atau yang berhenti merokok kurang dari 10 tahun, serta mereka yang memiliki riwayat pajanan karsinogen dari pekerjaan atau lingkungan. Kelompok B terdiri dari individu berusia di atas 40 tahun dengan riwayat keluarga penderita kanker paru.

“Namun, usia rata-rata penderita kanker paru-paru di Indonesia lebih muda yaitu 58 tahun, dibandingkan dengan data internasional yang menunjukkan 65 tahun,” ujar Fachri.

Alumni Magister FKM UMJ ini menyatakan bahwa kanker paru-paru sering disebut sebagai silent killer karena jarang menunjukkan gejala pada tahap awal. Pada stadium dini, ketika ukuran massa tumor masih kecil (kurang dari 3 cm), hasil rontgen dada biasanya belum memperlihatkan tanda-tanda yang jelas.

Gejala seperti sesak napas dan batuk baru muncul ketika tumor telah membesar, menekan organ di sekitarnya seperti saluran napas, pembuluh darah besar, jantung, atau bahkan organ paru yang masih sehat, serta menyebar ke organ lain. Pada tahap lanjut inilah kanker paru-paru sering berakibat fatal karena menyebabkan komplikasi serius yang mempercepat risiko kematian.

Continue Reading

Previous: Menteri Hukum: Jangan Ragukan Kesungguhan Presiden dalam Memerangi Korupsi
Next: Penurunan Jumlah Penumpang MRT, LRT, dan Transjakarta di Bulan Juni 2025

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.