Bulog Berkolaborasi dengan Polri untuk Distribusi Beras SPHP
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Perum Bulog telah menjalin kerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka mengawal penyaluran beras untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Tujuan dari sinergi ini adalah untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran, transparansi, serta menjaga stabilitas harga pangan nasional.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa pihaknya telah mengadakan pertemuan langsung dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk meminta dukungan dalam distribusi beras SPHP. Pertemuan tersebut juga membahas langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap mendapatkan banyak dukungan dari Polri, sehingga beras SPHP dapat lebih tersebar merata melalui jaringan yang dimiliki sehingga stabilisasi harga dan ketersediaan dapat tercapai,” ujar Rizal dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu (2/8/2025).
Ia menambahkan bahwa kerjasama tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan. Distribusi beras SPHP akan diawasi bersama untuk memastikan tepat sasaran di pasar.
“Kami berterima kasih atas sambutan hangat Kapolri serta kesamaan visi dalam mendukung terwujudnya Astacita Presiden RI dengan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambah Rizal.
Sesuai dengan petunjuk teknis 2025, saluran distribusi SPHP akan melibatkan berbagai jalur, mulai dari pedagang eceran di pasar rakyat hingga koperasi milik TNI dan Polri. Penyaluran juga dilaksanakan melalui gerakan pangan murah, toko ritel modern, serta outlet BUMN seperti Bulog dan ID Food.
Program ini merupakan penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang tertuang dalam surat Kepala Bapanas Nomor 173/TS.02.02/K/7/2025 tertanggal 8 Juli 2025. Target penyaluran mencapai 1,3 juta ton beras selama periode Juli hingga Desember 2025.
Kapolri Listyo Sigit menyatakan dukungan penuh terhadap SPHP, termasuk dengan menyalurkan beras ke masyarakat melalui bazar pangan murah di jajaran kepolisian. Ia juga berencana mengadakan pertemuan virtual dengan seluruh jajaran Polri dan Bulog untuk mempercepat pelaksanaan program.
“Baik melalui Primkopol di masing-masing satuan jajaran Polri, maupun gerakan pangan murah dan bazar di masing-masing wilayah,” ujar Kapolri.
