Konser Amal Together for Palestine di London untuk Bantuan Gaza
BERITA TERBARU INDONESIA,JAKARTA — Sebuah konser amal dengan tema “Together for Palestine” akan diselenggarakan di Wembley Arena, London, pada 17 September 2025. Acara ini diinisiasi oleh musisi dan produser terkenal Brian Eno, dengan tujuan mengumpulkan dana bagi warga sipil di Gaza yang terkena dampak konflik.
Walaupun daftar musisi yang akan tampil belum diumumkan, Eno menegaskan bahwa konser ini adalah simbol solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat serta anak-anak di Gaza, Palestina.
“Situasi di Gaza bukanlah kisah yang membingungkan. Banyak organisasi independen seperti Amnesty International dan Medecins Sans Frontieres menyatakannya secara tegas: ini adalah genosida,” kata Eno dalam sebuah pernyataan.
Eno juga menyoroti pentingnya peran seniman dalam menanggapi krisis kemanusiaan. Ia berpendapat bahwa banyak pelaku seni yang selama ini memilih untuk tidak bersuara karena khawatir terhadap kemungkinan pembungkaman atau dampak pada karier mereka.
“Namun saat ini, kebenaran sudah terlalu jelas untuk diabaikan. Kita sudah terlalu lama diam. Inilah saatnya seniman untuk bersuara,” ungkap Eno dalam surat terbuka di media sosial yang ditujukan kepada rekan-rekannya.
Konser ini juga dikerjakan oleh Khaled Ziada (direktur London Palestine Film Festival), aktor dan aktivis Khalid Abdalla (The Kite Runner), serta produser Victoria & Abdul, Tracey Seaward. Semua dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Choose Love, sebuah organisasi kemanusiaan berbasis di Inggris yang fokus pada bantuan di zona konflik.
Eno dikenal sebagai salah satu seniman vokal dalam isu Palestina. Sebelumnya, ia dan grup Massive Attack membentuk aliansi untuk melindungi seniman pro-Palestina dari tekanan politik dan hukum, termasuk dari kelompok seperti UK Lawyers for Israel (UKLFI).
Selain itu, ia juga telah lama mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) serta menolak tampil di Israel.
