Aksi Lari 57 Km YPKAI untuk Anak Penderita Kanker
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI) menyelenggarakan ‘Maraton Peduli Anak Kanker’ dengan tujuan mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran mengenai anak-anak dari keluarga kurang mampu yang menderita kanker. Acara ini direncanakan berlangsung pada 20 Mei, sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
Pendiri YPKAI, Donny Gahral Adian, akan berlari sejauh 57 kilometer dari Monas, Jakarta menuju Tugu Kujang, Bogor, sebagai bagian dari kampanye ini.
Donny, yang juga mengajar Filsafat di Universitas Indonesia, menekankan bahwa tantangan fisik selama maraton ini tidak sebanding dengan perjuangan anak-anak melawan kanker.
“Perjuangan anak-anak pengidap kanker sangat berat. Lewat maraton ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap langkah kita dapat menjadi harapan bagi mereka. Ini bukan sekadar soal fisik, tetapi tentang menunjukkan empati dan kepedulian,” ujar Donny Gahral Adian kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Penggalangan dana dilakukan secara online melalui platform Kitabisa. YPKAI menargetkan mengumpulkan Rp 500 juta untuk membantu biaya pengobatan anak-anak yang tidak sepenuhnya dibiayai oleh BPJS Kesehatan.
Ketua YPKAI, Tyas Amelia, menjelaskan bahwa penerima bantuan haruslah anak berusia 0-18 tahun dari keluarga prasejahtera yang memiliki BPJS Kesehatan. Yayasan menyediakan bantuan berupa obat-obatan dan terapi.
Tyas menyoroti bahwa tantangan terbesar dalam menangani kasus kanker pada anak adalah karena kebanyakan pasien yang datang sudah berada pada stadium lanjut.
“Hanya 20 persen anak-anak yang dapat bertahan, karena saat dibawa ke yayasan, mereka sudah dalam kondisi stadium lanjut. Kami pernah menangani anak dengan leukemia yang memerlukan cangkok sum-sum tulang belakang dengan biaya Rp 2 miliar. Kami mencoba membantu dengan donasi, namun anak tersebut tidak mampu bertahan,” ujarnya.
YPKAI, yang bermula dari kepedulian terhadap pasien anak di Rumah Sakit Kanker Dharmais yang mengalami kesulitan keuangan, memberikan pendampingan langsung ke rumah pasien melalui relawan bersertifikat. Yayasan ini bukan sekadar tempat singgah.
Melalui kegiatan maraton ini, YPKAI berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperluas dukungan bagi anak-anak penderita kanker.
