Penurunan Utang Wika Mencapai Rp 4,4 Triliun Sepanjang 2024
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Wika) telah berhasil mengurangi utang perusahaan dengan melunasi utang usaha sebesar Rp 3,29 triliun dan utang Obligasi/Sukuk senilai Rp 1,18 triliun pada tahun 2024. Direktur Utama Wika, Agung Budi Waskito, mengungkapkan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen WIKA dalam menjalankan penyehatan keuangan dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
“Rapat juga menyetujui perubahan penggunaan dana PMN yang merupakan bagian dari PMHMETD II sebagai langkah penyesuaian terhadap dinamika kebutuhan modal kerja dalam penyelesaian proyek strategis nasional,” ujar Agung saat RUPST Tahun Buku 2024 di Jakarta, Jumat (25/4/2025).
- Pewakilan BEI Ditargetkan Gaet 2 Juta Investor Baru
- Kasus WNI Terlibat Online Scam di Kamboja Melonjak 263 Persen
- Anggota GRIB Bakar Mobil Polisi, Hercules Mengecam: Mengapa Harus Dilawan dengan Cara Itu?
Agung menyatakan bahwa RUPST Tahun Buku 2024 ini menandai komitmen WIKA untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kesinambungan bisnis melalui pengambilan keputusan kolektif dan strategis. Dengan dukungan para pemegang saham, WIKA siap melangkah menghadapi tantangan dan peluang dengan semangat transformasi yang berkelanjutan.
“Sebagai bentuk penyelarasan terhadap ketentuan terbaru dan penguatan struktur organisasi, RUPST juga mengesahkan perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan,” kata Agung.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Wika:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Jarot Widyoko
- Komisaris Independen: Suryo Haproso Tri Utomo
- Komisaris Independen: Adityawarman
- Komisaris Independen: Rusmanto
- Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar
- Komisaris: Firdaus Ali
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Agung Budi Waskito
- Direktur Operasi I: Hananto Aji
- Direktur Operasi II: Harum Akhmad Zuhdi
- Direktur Keuangan: Adityo Kusumo
- Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia dan Transformasi: Hadjar Seti Adji
- Direktur Manajemen Risiko dan Legal: Sumadi
