Dari Lelah Menjadi Berkah: Islam Menghormati Pekerja
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Bagi umat Muslim yang bekerja, mulai segalanya dengan niat yang baik. Niat untuk meraih ridha Allah, meneladani sunnah Rasulullah, mencari nafkah bagi keluarga, menjauhkan diri dari kemalasan dan kemiskinan melalui pekerjaan, serta niat-niat baik lainnya. Setiap niat baik tersebut akan mendatangkan pahala.
Berikut ini tiga keutamaan bagi umat Islam yang bekerja mencari nafkah.
- Israel Bunuh 800 Anak Gaza Sejak Khianati Gencatan Senjata
- Saat Letjen Kunto Arief Wibowo Masuk Kotak, Laksda Hersan Melejit
- Hansi Flick Puji Yamal Setelah Jadi Inspirator Kebangkitan Barcelona Lawan Inter
Besarnya pahala
Individu yang bekerja dan menggunakan penghasilan dari jerih payahnya untuk menafkahi keluarganya akan memperoleh pahala yang besar. Bahkan, rezeki yang digunakan untuk menafkahi keluarga memiliki pahala lebih besar dibandingkan dengan rezeki yang disedekahkan kepada orang lain. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda,
“Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, satu dinar yang engkau gunakan untuk memerdekakan seorang budak, satu dinar yang engkau berikan kepada orang miskin, dibandingkan dengan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu, maka pahalanya lebih besar” (HR Muslim).
Jalan jihad
Orang yang bekerja untuk menafkahi keluarganya sehingga menjauhkan diri dan keluarganya dari kemiskinan dan mencapai kesejahteraan hingga bisa menjadi pribadi yang dermawan, sejatinya mereka sedang berjihad di jalan Allah SWT.
“Seseorang yang bekerja keras untuk menafkahi keluarganya, maka ia berada di jalan Allah” (HR Tirmidzi).
Artikel Terkait
- Ahli Ibadah tak Lebih Mulia Dibanding Pekerja
- Dari Lelah Menjadi Berkah: Islam Memuliakan Orang yang Bekerja
- Menahan Marah
- Jagalah Keseimbangan
- Ketum Persis Ungkap Wacana Syarat Vasektomi Penerima Bansos Berlebihan: Gubernur tak Bijak
