Arema FC Diberi Izin untuk Gelar Pertandingan Kandang BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan
BERITA TERBARU INDONESIA, MALANG — Arema FC mendapat persetujuan dari pemerintah daerah setempat untuk menjadikan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebagai lokasi kandang bagi dua pertandingan BRI Liga 1 musim 2024/2025, yaitu melawan Persik Kediri dan Semen Padang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Malang mengenai penggunaan Stadion Kanjuruhan untuk menjamu Persik dan Semen Padang.
Detail Pertandingan dan Persiapan
Yusrinal mengungkapkan bahwa kerja sama penggunaan Stadion Kanjuruhan tidak hanya berlaku hingga akhir kompetisi tahun ini, tetapi juga sebagai persiapan menyongsong kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 yang direncanakan dimulai pada Agustus 2025.
Menurut jadwal Liga 1 musim 2024/2025, pertandingan Arema FC melawan Persik Kediri akan digelar pada 11 Mei 2025. Dua pekan setelahnya, Arema FC dijadwalkan bertemu dengan Semen Padang pada 25 Mei 2025.
Manajemen Arema FC berharap mendapatkan dukungan penuh dan partisipasi aktif dari seluruh Aremania untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama pertandingan berlangsung. Apalagi, Stadion Kanjuruhan telah memenuhi standar FIFA, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas utama.
“Kami sangat berharap dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh Aremania dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan. Stadion Kanjuruhan telah memiliki standar FIFA, dan mari kita jaga bersama,” ujar Yusrinal.
Sinergi Positif dengan Pemerintah Daerah
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, M Hidayat, mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan manajemen Arema FC adalah bentuk sinergi positif.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Arema FC yang juga banyak memberikan saran dan masukan terkait pengelolaan stadion,” kata Hidayat.
Dia pun mengajak seluruh masyarakat dan suporter klub kebanggaan warga Malang Raya untuk menciptakan ekosistem olahraga yang positif, khususnya dalam pengembangan sepakbola.
“Mari bersama-sama merawat dan menjaga stadion ini agar lebih bermanfaat dan berprestasi bagi banyak pihak, terutama di Kabupaten Malang,” ajaknya.
