Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama
  • Bersyukurlah Jika Masih Ada yang Menegur Anda: Makna Teguran dalam Perspektif Islam
  • Agama

Bersyukurlah Jika Masih Ada yang Menegur Anda: Makna Teguran dalam Perspektif Islam

Rizky Maulana Mei 7, 2025
jika-masih-ada-yang-mau-tegur-anda-bersyukurlah-ini-maknanya-menurut-islam

Bersyukurlah Jika Masih Ada yang Menegur Anda: Makna Teguran dalam Perspektif Islam

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA— Kita sering kali mendapatkan teguran dari orang-orang terdekat seperti keluarga, teman, atau sahabat. Meskipun kadang kita merasa tidak nyaman, teguran dalam Islam sejatinya memiliki arti yang positif ketika disampaikan dengan niat yang baik.

Penting untuk diingat bahwa teguran dalam Islam adalah sesuatu yang positif dan harus disampaikan dengan niat yang ikhlas.

  • Negara Islam Memimpin dalam Donasi Organ, Peringkat Ketiga di Dunia
  • India Abaikan OKI, Sebut Pernyataan Terkait Teror Pahalgam Tidak Relevan
  • Perhitungan Ini Mengungkap Potensi Kekalahan Signifikan Israel di Gaza

Syekh Usamah Qabil, seorang ulama dari Al-Azhar Mesir, menekankan bahwa teguran bukan sekadar ungkapan rasa sakit atau kemarahan, tetapi sarana untuk memperbaiki dan memperkuat hubungan.

Syekh Usamah menekankan bahwa teguran dalam Islam harus berasal dari niat murni yang bertujuan untuk memahami dan memperbaiki hubungan, bukan untuk menyakiti atau menyinggung perasaan.

Mengutip dari pernyataannya, teguran tidak boleh digunakan sebagai sarana untuk melampiaskan kemarahan atau dendam, tetapi harus bertujuan memperbaiki hubungan antara kedua belah pihak.

Syekh Usamah menjelaskan bahwa teguran bukanlah hal yang terjadi setiap hari, melainkan diwaktu tertentu ketika seseorang perlu mengekspresikan perasaannya kepada orang lain.

BACA JUGA: Terungkap Ayat Alquran Menyebut Api yang Menghancurkan Israel Adalah Tentara Allah SWT?

Yang terpenting adalah memulai dengan niat yang benar sebelum memberikan kritik, kita harus memastikan bahwa tujuan kita adalah mendekatkan diri, bukan memisahkan.

Beliau menegaskan bahwa teguran dalam Islam tidak dimaksudkan untuk merendahkan orang lain, tetapi sebagai alat untuk memperbaiki individu yang memiliki masalah.

photo

Infografis 10 Nasihat Imam Abu Hasan Asy Syadzili – (Dok BERITA TERBARU INDONESIA)

 

Ikuti Whatsapp Channel BERITA TERBARU INDONESIA

Continue Reading

Previous: Parlemen Eropa Melonggarkan Sasaran Emisi untuk Industri Otomotif
Next: Godbless Siapkan Konser Akustik Pertama Setelah 52 Tahun Berkarya di Dunia Musik

Related News

berapa-banyak-emas-yang-akan-muncul-dari-sungai-eufrat-sampai-rasulullah-saw-peringatkan-umatnya
  • Agama

Jumlah Emas yang Akan Muncul dari Sungai Eufrat dan Peringatan Rasulullah SAW

Maya Lestari Agustus 12, 2025
  • Agama

Menentukan Makna Hidup: Kebahagiaan Dunia atau Akhirat? Pemikiran dari Buya Hamka

Andi Pratama Agustus 12, 2025
kisah-syahidnya-yasir-dan-sumayyah
  • Agama

Kisah Pengorbanan Yasir dan Sumayyah

Andi Pratama Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.