Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Peningkatan Hasil Panen Padi Berkat Pupuk Organik di Bogor
  • Berita

Peningkatan Hasil Panen Padi Berkat Pupuk Organik di Bogor

Dedi Saputra Mei 8, 2025
pupuk-organik-dongkrak-hasil-panen-raya-padi-di-100-hari-kerja-pemkab-bogor

Peningkatan Hasil Panen Padi Berkat Pupuk Organik di Bogor

BERITA TERBARU INDONESIA, BOGOR – Petani padi di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, menyelenggarakan Panen Raya Padi bertepatan dengan 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi memimpin. Acara panen raya ini berlangsung pada Kamis (8/5/2025).

Panen raya ini dilakukan di lahan seluas 50 hektare yang dikelola oleh dua kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Bunga Tanjung dan Kelompok Tani Mangkojaya Abadi.

Luas total lahan sawah di Desa Sibanteng mencapai 75 hektare dengan penggunaan varietas unggul Inpari 32 dan 48 yang menghasilkan produktivitas tinggi. Penggunaan pupuk organik meningkatkan hasil dari sebelumnya 5 ton menjadi 8 ton per hektare.

Plt Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Ruhendra, merasa senang dengan hasil panen tersebut. Bupati, Wakil Bupati, Forkompinda, dan pimpinan DPRD turut menyaksikan hasil panen yang membanggakan.

Menurut Ruhendra, salah satu faktor peningkatan hasil panen padi di Desa Sibanteng adalah penggunaan pupuk hayati organik cair dari PT Indoraya Mitra Persada 168, yaitu Extragen.

“Di Desa Leuwisadeng ini, beberapa kelompok tani telah menggunakan pupuk organik cair Extragen selama tiga tahun terakhir, dan hasilnya luar biasa. Produktivitas yang awalnya 5 ton per hektare kini mencapai 8 ton per hektare,” kata Ruhendra.

Ruhendra menjelaskan, penggunaan pupuk hayati organik cair Extragen ini merupakan hasil kerjasama yang terbangun dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, terutama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan.

Lebih lanjut, Ruhendra mengungkapkan bahwa lahan sawah di Kabupaten Bogor mencapai lebih dari 38 ribu hektare. Selama tiga tahun, penggunaan pupuk Extragen telah tersebar di berbagai area pesawahan, termasuk lokasi panen raya di Leuwisadeng.

Penerapan pupuk Extragen tidak hanya pada tanaman padi. Kandungannya juga bermanfaat untuk tanaman hortikultura, sayuran, dan buah-buahan. “Kami juga telah mencobanya pada petani di luar padi, dan hasilnya luar biasa,” ujarnya.

“Harapan kami, setelah pimpinan daerah dan ketua DPRD menyaksikan langsung dampaknya, penggunaan pupuk organik berkualitas untuk meningkatkan produksi dan kesehatan lahan pertanian terus meningkat, khususnya di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Indoraya Mitra Persada 168, Atik Chandra, mengapresiasi hasil maksimal panen raya yang dicapai berkat kerja keras petani dan dukungan dari pemerintah daerah.

Atik Chandra menyatakan pihaknya terus berupaya mendukung pertanian Indonesia untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertanian melalui pupuk hayati organik demi menjaga kesuburan tanah.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan terhadap pupuk Extragen ini. Fokus utama kami adalah agar para petani dapat terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, serta menjaga kelestarian dan kesuburan tanah,” tuturnya.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa ia, bersama Jaro Ade dan unsur Forkopimda, telah melakukan Panen Raya Padi di lahan sekitar 50 hektare di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.

“Panen Raya Padi ini sudah berlangsung beberapa hari hingga hari ini. Kadistanhorbun terharu melihat sawah, kami semua juga merasakan hal yang sama,” ujarnya.

“Kabupaten Bogor memiliki potensi pertanian yang besar, dengan luas area sawah mencapai 38.189 hektare dan realisasi produksi 2024 mencapai 463.605 ton dari luas tanam 35.773 hektare. Produktivitas rata-rata tercatat sebesar 6,3 ton per hektare,” jelas Rudy.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Distanhorbun, Entis Sutisna, beberapa kepala SKPD, Ketua DPRD Sastra Winara, serta camat dan kepala desa di Kecamatan Leuwisadeng.

Continue Reading

Previous: Menjelang Idul Adha, Badan Karantina Tingkatkan Pengawasan Distribusi Hewan Kurban
Next: Arteta Mengungkap Pemain Arsenal Menangis Setelah Dikalahkan PSG

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.