Setelah Berdiskusi dengan China, Trump Mengumumkan Penyesuaian Tarif
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pada Sabtu (10/5/2025) malam bahwa timnya telah mengadakan pertemuan yang “sangat positif” dengan pejabat China mengenai perdagangan di Swiss. Trump menyatakan bahwa telah terjadi “penyesuaian total” dalam hubungan antara Amerika Serikat dan China.
“Pertemuan yang sangat positif hari ini dengan China, di Swiss. Banyak topik dibahas, banyak kesepakatan dicapai. Penyesuaian total dinegosiasikan dengan pendekatan yang bersahabat namun konstruktif,” tulis Trump di platform Truth Social.
- Produksi Beras Indonesia Diprediksi 34,6 Juta Ton, Tertinggi di ASEAN
- Tentara Israel Terus Bertumbangan, Militer Akui Pejuang Gaza Semakin Kuat dan Unggul
- Buah Khas Palestina yang Diabadikan dalam Alquran Ini Dibenci dan Diberangus Israel, Mengapa?
“Demi keuntungan bersama China dan AS, kami berharap China lebih terbuka terhadap bisnis Amerika. KEMAJUAN BESAR TELAH DICAPAI!!!,” tambah Trump di platform Truth Social.
Hari pertama pembicaraan perdagangan ini selesai di Jenewa dan akan dilanjutkan pada Minggu (11/5/2025), menurut laporan media Wall Street Journal.
Pertemuan dimulai pukul 10 pagi waktu setempat (08.00 GMT atau 15:00 WIB), dengan jeda makan siang, dan berlangsung hingga sekitar pukul 8 malam. Pertemuan berlangsung selama sekitar delapan jam, menurut laporan media tersebut.
Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan setelah pertemuan, termasuk rincian mengenai isi maupun suasana diskusi juga tidak diungkapkan kepada publik.
Delegasi Amerika dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer, sementara Wakil Perdana Menteri He Lifeng memimpin delegasi China.
Pertemuan itu berlangsung di tengah upaya meredakan ketegangan perdagangan setelah eskalasi tajam awal tahun ini, ketika AS memberlakukan tarif impor hingga 145 persen terhadap produk China.
Beijing membalas dengan tarif hingga 125 persen terhadap sejumlah produk Amerika.
Sebelum pertemuan berlangsung, Trump menyatakan bahwa tarif sebesar 80 persen terhadap barang-barang China dianggap tepat.
Gedung Putih menegaskan bahwa tim negosiasi Trump mendapatkan dukungan penuh darinya untuk mengamankan kesepakatan terbaik bagi Amerika.
