Pencemaran Residu Antibiotik di Sungai Global, Asia Tenggara Paling Terdampak
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Setiap tahun, sekitar 8.500 ton residu antibiotik yang berasal dari konsumsi manusia mencemari sungai-sungai di berbagai belahan dunia. Dari total tersebut, lebih dari 3.300 ton di antaranya akhirnya berakhir di laut dan danau. Penelitian menunjukkan bahwa kawasan Asia Tenggara menjadi wilayah yang paling terpengaruh oleh masalah ini. Peningkatan penggunaan antibiotik dalam berbagai sektor menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat pencemaran ini.
