Aksi Cepat Menteri Bahlil dan Gagasan Prabowo dalam Mewujudkan Kemandirian Energi
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Abdul Rahman Farisi, Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, melihat langkah-langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai perwujudan nyata dari visi besar Presiden Prabowo mengenai kemandirian energi nasional.
Dia menilai, Menteri Bahlil telah bergerak cepat dan nyata dalam menjalankan agenda strategis tersebut secara bertahap sejak awal pemerintahan.
- Usai Dibebaskan Hamas, Tentara Israel Berpaspor AS Tolak Mentah-Mentah Bertemu Netanyahu
- Nissan Boncos, Bakal PHK Puluhan Ribu Pekerja Lagi di Seluruh Dunia
- Bagaimana Tidur yang Bernilai Ibadah?
“Kebijakan yang dijalankan Menteri Bahlil menggambarkan arah yang jelas dari Presiden Prabowo, yaitu membangun kemandirian energi: dari hulu hingga hilir, dari efisiensi hingga keadilan, dari energi fosil hingga energi bersih,” ujar Abdul Rahman, Senin (12/5).
Dia menyoroti percepatan hilirisasi mineral sebagai langkah strategis yang menjawab arahan Presiden untuk tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, tetapi mendorong nilai tambah dalam negeri demi kemandirian industri nasional.
Selain itu, reformasi subsidi energi, khususnya LPG 3 kg, menurutnya juga merupakan langkah konkret menuju efisiensi fiskal dan keadilan sosial.
Transisi menuju energi baru dan terbarukan, serta pemerataan akses energi di wilayah 3T, juga menjadi bagian dari cetak biru kebijakan energi nasional yang sedang dijalankan secara bertahap oleh Menteri Bahlil.
“Ini bukan langkah reaktif, melainkan agenda jangka panjang yang sudah dicanangkan sejak awal oleh Presiden Prabowo. Menteri Bahlil hanya mempercepat implementasinya dengan gaya eksekusi yang lugas dan langsung ke lapangan,” jelasnya.
