Polisi Tangkap dan Intai Mahasiswa, Aktivis Undip Menyembunyikan Diri
BERITA TERBARU INDONESIA, SEMARANG — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip), Aufa Atha Ariq, menyatakan bahwa dua mahasiswa Undip telah ditangkap oleh pihak berwajib. Mereka dituduh terlibat dalam kasus penyekapan seorang anggota Polda Jawa Tengah.
Penangkapan ini menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa, terutama para aktivis yang kini memilih untuk lebih berhati-hati. Aufa menjelaskan bahwa situasi ini membuat banyak mahasiswa merasa tertekan dan menghindari kegiatan yang dapat menarik perhatian pihak berwenang.
Menurutnya, tindakan penangkapan ini bukan hanya berdampak pada dua mahasiswa tersebut, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran lebih luas di lingkungan kampus. Banyak dari mereka yang memilih untuk menjaga jarak dan menahan diri dari aktivitas yang bisa dianggap mencurigakan.
Ketua BEM ini juga menambahkan bahwa pihak kampus dan mahasiswa sedang mencari solusi terbaik untuk menghadapi situasi ini, sembari berharap agar masalah ini dapat diselesaikan dengan adil dan bijaksana.
