Jamaah Haji Diminta Tetap Tenang Terkait Keberadaan 8 Syarikah di Tanah Suci
Berita Terbaru Indonesia, MAKKAH — Jamaah haji asal Indonesia diminta untuk tidak merasa khawatir mengenai keberadaan delapan syarikah. Syarikah-syarikah ini diharapkan mampu memberikan kepastian dalam pelayanan.
- Petugas ‘Gercep’ Dirikan 9 Pos Antisipasi Jamaah Haji Tersesat di Masjidil Haram
- Cegah MERS-Cov, Kemenkes Anjurkan Jamaah Haji Indonesia Hindari Kontak Langsung dengan Unta
- KBIHU Ungkap Kekacauan Haji: Jamaah Tertinggal, Terpisah, dan Koper Tertukar
“Keberadaan syarikah ini sebenarnya aman. Kami ingin menyampaikan bahwa saat ini kami, bersama Pemerintah Indonesia, telah bekerja sama dengan delapan syarikah untuk memberikan pelayanan kepada jamaah haji kita,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ali Machzumi, kepada Media Center Haji di Makkah, Jumat (16/5/2025).
Menurut Ali, pelayanan yang akan diberikan kepada jamaah haji selama di Kota Makkah ini akan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, termasuk akomodasi, konsumsi, dan bimbingan ibadah.
“Semuanya akan diberikan sesuai dengan standar layanan yang ditetapkan,” tambahnya.
Kerja sama dengan syarikah yang telah dipilih, menurutnya, justru akan memastikan pelayanan yang akan diterima oleh jamaah. “Jadi, jamaah haji diminta untuk tidak resah atau khawatir,” ujarnya.
