Dorongan bagi Syarikah untuk Mempercepat Penerbitan Nusuk bagi Jamaah Haji Indonesia
“Kita bersama-sama (Kementerian Haji Arab Saudi dan syarikah) terus melakukan akselerasi,” ujar Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi.
- Cuaca Ekstrem Saudi, Jamaah Haji Diimbau Perhatikan Pola Makan
- Kesiapan Teknologi Haji di 11 Bandara Internasional
- Gelombang II Jamaah Haji Dimulai di Jeddah dengan Kedatangan 14 Kloter
Sampai Sabtu (17/5) sore Waktu Arab Saudi (WAS), tercatat sebanyak 85.628 jamaah telah menerima kartu tersebut. Jumlah ini setara dengan 76 persen dari total 111.980 jamaah yang telah tiba di Arab Saudi. Masih ada sekitar 26.352 jamaah, atau sekitar 23 persen, yang belum mendapatkan kartu Nusuk, berdasarkan data resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Kepala Daerah Kerja Makkah, Ali Machzumi, menyatakan pihaknya akan menghubungi syarikah untuk memastikan agar pendistribusian nusuk dapat segera diselesaikan. “Kita akan memberikan data siapa saja yang belum menerima nusuk, agar syarikah bisa segera menuntaskannya,” ujarnya.
Kartu nusuk merupakan dokumen penting bagi setiap jamaah. Kartu ini menandakan bahwa jamaah benar-benar memiliki hak untuk berhaji. Petugas di Masjidil Haram akan meminta nusuk jamaah sebagai syarat masuk. Otoritas Saudi tidak ingin terulang kejadian tahun lalu ketika banyak jamaah nonvisa haji masuk ke Kota Makkah.
Nusuk juga diperlukan untuk mengikuti seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Pemerintah Indonesia kini terus menjalin koordinasi erat dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan jamaah mendapatkan haknya sesuai prosedur.
Muchlis belum dapat memastikan apakah 23 persen jamaah yang belum menerima kartu didominasi oleh mereka yang baru tiba atau yang sudah lama berada di Arab Saudi. Ia masih menelusuri hal ini. “Sedang ditelusuri. Ada yang baru datang dan ada yang sudah lama,” jelasnya.
Sebelumnya, beberapa syarikah memiliki alasan mengapa kartu nusuk belum dibagikan, di antaranya karena jamaah sedang tidak berada di hotel ketika pembagian dilakukan. Menurut Ali Machzumi, sebenarnya nusuk bisa dititipkan kepada ketua rombongan.
