Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • Indonesia Tingkatkan Ekspor Pertanian Melalui Kemitraan dengan UEA
  • Ekonomi

Indonesia Tingkatkan Ekspor Pertanian Melalui Kemitraan dengan UEA

Maya Lestari Mei 18, 2025
indonesia-perkuat-ekspor-pertanian-lewat-kemitraan-strategis-dengan-uea

Indonesia Tingkatkan Ekspor Pertanian Melalui Kemitraan dengan UEA

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pemerintah Indonesia berupaya memperkokoh diplomasi ekonomi di sektor pertanian. Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, menyambut kedatangan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian di Jakarta, Jumat (16/5/2025). Pertemuan ini merupakan bagian dari langkah untuk mempererat hubungan strategis yang telah lama terjalin antara kedua negara.

Pada pertemuan tersebut, dibahas mengenai peluang peningkatan ekspor produk pertanian Indonesia ke pasar global melalui jaringan logistik dan distribusi dari UEA. Wamentan menyebut UEA sebagai mitra penting, tidak hanya karena hubungan dagang, tetapi juga karena kedekatan hubungan antarpemimpin negara.

  • UU Pangan Direvisi, Hilirisasi Pertanian Menjadi Isu Penting
  • Perkuat Daya Saing Global, Riset Pertanian Jadi Andalan Kementerian
  • Pemkab Penajam Susun Raperda Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian

“Hubungan erat yang terjalin sejak era Presiden Jokowi dan kini dilanjutkan oleh Presiden Prabowo Subianto menunjukkan adanya chemistry kuat antara kedua negara,” ujar Sudaryono dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (18/5/2025).

Wamentan menekankan pentingnya memperluas skala kerja sama yang telah berjalan, khususnya dalam bidang ekspor, hilirisasi, dan pengolahan produk pertanian. “Kita ingin menjajaki dan melanjutkan investasi yang sudah berjalan, baik dalam pengolahan daging, ekspor komoditas ke Timur Tengah, maupun menjangkau pasar Afrika dan Eropa,” ungkap sosok yang akrab disapa Mas Dar itu.

UEA selama ini menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan Teluk, khususnya untuk produk pertanian seperti telur, ayam, buah-buahan, kelapa sawit, hingga cengkeh. “Kita ingin meningkatkan jumlah ekspor langsung ke berbagai belahan dunia, dan salah satu jalur strategisnya adalah melalui Uni Emirat Arab,” jelas Sudaryono.

Duta Besar Al Dhaheri menyambut baik inisiatif ini. Ia menyoroti implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) yang telah ditandatangani sejak 2022 dan menunjukkan hasil positif.

“Selama 2023, kami telah melihat manfaat dari CEPA, termasuk peningkatan signifikan dalam neraca perdagangan. Kami melihat potensi besar untuk menjembatani kepentingan kedua negara,” ujar Al Dhaheri.

UEA juga menyampaikan ketertarikannya untuk terus berinvestasi dalam sektor pengolahan hasil pertanian dan peternakan di Indonesia, serta mendorong pelibatan investor dari kedua negara untuk mewujudkan visi bersama di bidang pangan.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan produk pertanian Indonesia–UEA mengalami surplus sekitar 499,89 juta dolar AS pada 2024. Sudaryono menegaskan bahwa Indonesia terbuka terhadap investasi produktif yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sebagai catatan, sebelumnya Wamentan juga menerima kunjungan Wakil Menteri Pertanian Argentina, Agustin Tejeda Rodriguez, untuk membahas peluang kerja sama di sektor peternakan. Indonesia membuka peluang investasi pada komoditas daging sapi dan sapi hidup dari berbagai negara, selama memenuhi persyaratan teknis dan menawarkan harga yang kompetitif.

Dengan terus terbukanya ruang kerja sama internasional, Sudaryono berharap Indonesia dapat memperkuat peran globalnya sebagai negara agraris yang aktif berkontribusi dalam rantai pasok pangan dunia.

Continue Reading

Previous: Kementan Atur Produksi Ayam untuk Jaga Harga di Tingkat Peternak
Next: Kehidupan Warga Desa Muara Enggelam di Atas Air

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.