Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Potensi Ekowisata Berkelanjutan di Sorong Selatan
  • Berita

Potensi Ekowisata Berkelanjutan di Sorong Selatan

Siti Nurhaliza Mei 19, 2025
sorong-selatan-simpan-potensi-ekowisata-berkelanjutan

Potensi Ekowisata Berkelanjutan di Sorong Selatan

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Sorong Selatan, yang terletak di Papua Barat Daya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekowisata yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan kearifan lokal. Penelitian terbaru dari Konservasi Indonesia menunjukkan bahwa kekayaan hayati dan budaya di daerah ini bisa menjadi daya tarik utama untuk pariwisata berkelanjutan.

Di sekitar Kampung Klaogin saja, terdapat catatan mengenai 41 spesies pohon, 28 jenis burung, 10 reptil, 9 genus mamalia, dan 13 genus ikan. Selain itu, ada 14 jenis tanaman obat dan setidaknya 16 atraksi budaya yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata.

“Sorong Selatan memiliki 32 jenis ekosistem alami, termasuk hutan gambut tropis yang penting untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” kata Muhamad Varih Sovy, Manajer Program Sorong Selatan Konservasi Indonesia, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan bahwa kawasan ini juga penting karena menyediakan jasa ekosistem bagi masyarakat yang bergantung pada praktik hutan dan agroforestri berbasis ekologi.

Dalam kajiannya, Konservasi Indonesia mencatat 416 jenis tumbuhan dan 372 jenis vertebrata yang menghuni daerah ini. Di antaranya terdapat 58 mamalia, 280 burung, 36 reptil, dan 14 amfibia, menjadikan Sorong Selatan sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati terkaya di Papua Barat Daya.

Namun, menurut Varih, jalan menuju ekowisata berkelanjutan masih panjang. “Selain regulasi yang mendukung pelestarian dan kesejahteraan masyarakat, tantangan lain seperti infrastruktur, aksesibilitas, hingga pengembangan SDM harus segera diatasi,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, masyarakat adat dari tiga kampung, yakni Bariat, Nakna, dan Klaogin, mengikuti Pelatihan Ekowisata Berkelanjutan pada 14–17 Mei 2025. Pelatihan ini juga menjadi uji coba wisata di Kampung Klaogin serta momen pengukuhan tiga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Sorong Selatan.

“Sorong Selatan dikaruniai keindahan alam yang luar biasa, mulai dari hutan tropis, kekayaan hayati hingga budaya yang hidup. Ini adalah aset wisata alam yang tak ternilai,” kata Daud Azer Fatary, Kepala Dispora Sorong Selatan.

Para peserta pelatihan berasal dari tujuh sub-suku adat yang saat ini sedang memperjuangkan pengakuan hutan adat melalui skema Perhutanan Sosial. Yance Konjol, Ketua Pokdarwis Kampung Bariat, mengatakan bahwa pengembangan ekowisata juga merupakan upaya pelestarian satwa endemik seperti cenderawasih, kanguru pohon (lau-lau), kakatua putih jambul kuning, dan nuri kepala hitam.

“Pelatihan ini mendukung hak-hak adat dan melindungi satwa serta masa depan anak-anak kami. Kami siap membangun pariwisata berkelanjutan,” ujar Yance.

Kajian Konservasi Indonesia bersama BBKSDA Papua Barat pada 2023 mencatat bahwa dari total luas wilayah Sorong Selatan yang mencapai 654.900 hektare, sebanyak 497.522 hektare diklasifikasikan sebagai ekosistem alami bernilai tinggi.

Continue Reading

Previous: Bea Cukai dan Kepolisian Ungkap Kasus Impor Permen Ganja yang Dipesan Atlet IBL
Next: Polda Jateng Tangkap Empat Anggota GRIB Terkait Kasus Perusakan dan Pencurian Aset KAI

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.